Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » BPBD Kutim Gelar Lokakarya Ketangguhan Masyarakat, Agar Siap Menghadapi Benacana

BPBD Kutim Gelar Lokakarya Ketangguhan Masyarakat, Agar Siap Menghadapi Benacana

(494 Views) Juli 28, 2016 6:42 am | Published by | No comment

Sangatta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Tmur, menggelar Lokakarya Pengenalan Program Fasilitasi Pemberdayaan dan Pengembangan Ketangguhan Masyarakat Tahun 2016, diruang Damar Gedung Serba Guna (GSG) Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Kamis (28/7/16). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum, Edward Azran yang diikuti Peserta yang terdiri dari Dinas/Instansi terkait, yang ada diwilayah Kabupaten Kutai Timur berdasar juknis ketangguhan masyarakat sebanyak 40 orang dan tamu undangan sebanyak 60 orang.

Kepala Seksi Pencegahan Bencana Ahmad Junaedi, kegiatan tersebut dilaksanakan denagan dasar hukum, UU RI nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, Peraturan Mendagri nomor 45 tahun 2008 tentang pedoman organisasi dan tata kerja Badan Penanggulangan Bencana, Peraturan Kepala BPBD nomor 1 tahun 2012 tentang pedoman umum pembentuk dan pembinaan desa/kelurahan tangguh bencana, Peraturan Pemeritah Nomor 5 tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Wilayah Kabupaten, Bappeda, Lembaga Teknis Daerah yang terkait lainnya di Kabupaten Kutai Timur, Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2015 tentang sistem penyelenggaran penanggulangan bencana di daerah Kabupaten Kutai Timur.

Junaedi menjelaskan Lokakarya Pengenalan Program Fasilitasi Pemberdayaan dan Pengembangan Ketangguhan Masyarakat ini, dengan maksud mengenalkan program ketangguhan dan pengembangan masyarakat desa, kepada para pemangku kepentingan di Kabuapten Kutai Timur, yang terkait dengan kebencanaan. Sebelum dilaksanakan fasilitasi atau pendampingan, sebanyak 20 kali lokarkarya pertemuan ditingkat desa, yang akan dimulai pada bulan juli dan berakhir sampai desember 2016. Dengan ketentuan tiga kali lokakarya seminar peraturan relawan selama lima (5) hari yaitu relawan desa tangguh bencana kebakaran lahan dan hutan yang ditunjuk adalah Desa Singa Gembara, Desa Sangkima dan Desa Teluk Pandan. Dua (2) Desa Pengembangan adalah Desa Sangatta Selatan dan Desa Swarga Bara.

Lebih lanjut Junaedi menerangkan dari Program Fasilitasi Pemberdayaan dan Pengembangan Ketangguhan Masyarakat tersebut, tujuan yang ingin dicapai, agar masyarakat memiliki kesiapan untuk menghadapi bencana dan kemampuan mengurangi resiko serta memiliki pertahanan dan kekuatan untuk membangun kembali kehidupan setelah terkena dampak bencana.

Voice Junaedi

Lebih jauh, Junaedi menambahkan bahwa ditahun 2016 ini, prioritas sasaran BPBD Kutim adalah desa yang memiliki bencana kebakaran hutan dan lahan, dan desa yang telah difasilitasi pada tahun 2015 yang lalu, namum tetap diberikan pembinaan dan

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x