Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Bupati Janji 75 Persen Dikampung

Bupati Janji 75 Persen Dikampung

(538 Views) Maret 10, 2016 12:35 pm | Published by | No comment

SANGATTA – Bupati Kutim Ismunandar berjanji akan mengedepankan tugas pokok dan fungsinya sebagai orang nomor satu di Pemkab Kutim dengan maksimal. Satu diantaranya yakni menomor satukan pengabdian kepada masyarakat dengan cara lebih banyak berada di daerah daripada diluar kabupaten. Sesuai janjinya saat terpilih (sebagai Bupati), mantan Sekkab Kutim ini akan mengabdikan diri dan melaksanakan amanah dari masyarakat dengan baik. Dia berjanji akan lebih banyak di Kutim, sekitar 75 persen di kampung dan 25 persen menyesuaikan tugas dinas Bupati.

Dia menegaskan bahwa tugas dirinya selaku Bupati Kutim saat ini adalah melayani masyarakat dan membangun daerah. Melalui program pembangunan Gerakan Pembangunan Desa Mandiri dan Terpadu (Gerbang Desa Madu). Dengan tidak meninggalkan grand strategi pembangunan yang sudah berjalan yakni daerah maju berbasis agribisnis dan agroindustry. Melalui program dimaksud, pemerintah akan mengawal proses peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dalam arti luas. Karena selama ini program agribisnis seperti perkebunan kelapa sawit sudah berjalan baik, maka tugas pemerintah adalah tidak hanya pengembangan perkebunannya saja, melainkan mengawal progress dari mulai kelapa sawit ditanam, diproduksi, infrastruktur pendukungnya hingga mencarikan pasarnya. Dijelaskan, walaupun ada (program) Gerbang Desa Madu, tetapi tetap memperhatikan Gerdabangagri. Agar pembangunan argibisnis yang manjadi konsentrasi serta grand strategi (Pemkab Kutim) selama 25 tahun tetap berjalan,” jelasnya.
bupati-karangan2
Menurutnya Pemkab Kutim akan melakukan evaluasi untuk sisa perjalanan pembangunan agribisnis. Dia tidak menginginkan pada progresnya, kebun sawit perusahaan sudah panen, tetapi plasmanya baru akan dibangun. Berikutnya dia juga menyarankan agar masyarakat dan pihak terkait menghidupkan kembali gorum agribisnis sebagai sarana komunikasi dan koordinasi terkait peningkatan sektor pertanian dalam arti luas. Tak hanya itu, Bupati juga menegaskan bahwa program pengentasan kemiskinan melalui pembangunan rumah layak huni (RLH) akan tetap diteruskan. Program dimaksud akan dikombinasikan dengan peningkatan derajat kesehatan.

Untuk program satu ini, Bupati sudah meminta kepada Dinas Kesehatan, Camat, Kepala Desa hingga Ketua RT untuk mendata by name, by address. Sehingga kartu asuransi kesehatan dari BPJS (Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial) dapat diberikan dengan tepat sasaran. Berikutnya agar setiap kecamatan lebih maju dan berkembang dengan lebih cepat, Bupati meminta Camat dan perangkatnya bekerjasama dengan masyarakat serta perusahaan, dapat lebih mempromosikan potensi daerahnya. Baik itu potensi sumber daya alam (SDA), poteni budaya hingga pariwisata. Menurutnya, pulau-pulau kecil yang ada, potensi kars perlu dipromosikan. Sehingga Kutim lebih dikenal dan nantinya akan mendatangkan keuntungan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments