Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Bupati Kutim Keluarkan Edaran Sholat Istisqo Serentak

Bupati Kutim Keluarkan Edaran Sholat Istisqo Serentak

(360 Views) November 1, 2015 8:20 am | Published by | No comment

Sangatta. Menyikapi kondisi kemarau panjang yang telah melanda Kabupaten Kutai Timur serta Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman akhirnya mengeluarkan seruan dan himbauan kepada seluruh masyarakat Kutai Timur. Seruan dan himbauan ini dibuat berdasarkan saran dan masukan para ustad dan tokoh agama Kabupaten Kutai Timur dalam rapat menyikapi musim kemarau panjang, yang dihadiri puluhan ustad dan tokoh agama se Kota Sangatta.

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Ardiansyah, dirinya mengajak seluruh masyarakat Kutai Timur untuk melakukan koreksi dan introspeksi diri, apakah bencana kemarau yang kini tengah melanda Kutim, apakah coba atau kah bala bencana yang diturunkan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

Ardiansyah yang ditemui awak media usai memimpin rapat mengatakan, bahwa Istisqo adalah merupakan permohonan meminta hujan, baik yang dilakukan secara pribadi atau melalui imam-imam sholat rawatib, saat khatib jum’at berhutbah atau langsung melaksanakan sholat istisqo. Dari hasil pertemuan ini, disepakati dengan para ustad, ‘ulama dan tokoh agama se Kota Sangatta bahwa sholat istisqo serentak akan dilaksakan pada, Rabu (4/11) pagi.

(voice)

Dalam seruan dan himbauan yang diedarkan, ada 5 poin himbauan Bupati Ardiansyah, yakni :

(1)    (1) Melakukan do’a istisqa (doa minta hujan) pada setiap sholat fardhu dan pada saat sebelum atau sesudah sholat jum’at.

(2)   (2)  Melakukan sholat istisqa di lapangan terbuka secara serentak yang diikuti oleh seluruh masyarakat  tua atau muda, PNS atau swasta, mahasiswa, serta pelajar SMA dan SMP, pada Rabu (4/11) pukul  07.00 wita, di wilayah masing-masing. Khusus di Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan,  pelaksanaan sholat istisqo dilaksanakan di halaman Kantor Camat Sangatta Utara.

(3)    (3) Melakukan muhasabah (koreksi diri), memperbanyak istigfar, shadaqoh dan taubat.

(4)    (4) Bagi yang beragama lain, dapat berdo’a sesuai agama masing-masing di tempat suci mereka atau berkumpul.

(5)    (5) Kepada seluruh masyarakat yang mengetahui adanya kebakaran hutan atau lahan di sekitar mereka tinggal, agar segera melakukan pemadaman sendiri atau segera melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran setempat.

 ——————–

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments