Menu Click to open Menus
Home » Pemerintahan » Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah

Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah

(351 Views) Juni 29, 2018 8:32 pm | Published by | No comment

Bupati Kutai Timur, Ismunandar saat menyapaikan nota pengantar Raperda Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah (Foto:istimewa)

Sangatta – Bupati Kutai Timur, Ismunandar menyampaikan nota pengantar  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Pertanggung jawaban Penggunaan APBD tahun 2017, pada Rapat Parpurna VII, di Kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD)Kutai Timur, Kamis, 28 Juni.

Dalam sambutannya Ismu menyampaikan, barang milik daerah adalah unsur yang penting dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, dan pelayanan masyarakat harus dikelola dengan baik dengan benar, untuk mendukung pengelolaan barang yg efisien dan efektif, maka perlu dibuat suatu produk hukum yang berupa sebuah Peraturan Daerah (Perda), yang mengatur secara khusus  tentang mekanisme, dan pengelolaan barang milik daerah.

Ia menambahkan, dengan berlakunya Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 19 tahun 2016, tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah, mewajibkan pemerintah daerah Kutai Timur, untuk merevisi Perda No. 1 tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik daerah, karena sudah dianggap tidak relevan.

Ismu juga mengharapkan agar Raperda mengenai Pengelolaan Barang Milik Daerah segera dilakukan pembahasan oleh DPRD Kutai Timur, agar bisa segera ditetapkan sebagai peraturan daerah dan secepatnya bisa dijadikan pedoman oleh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dalam menjalankan tugas.

Rapat Paripurna VII tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kutai Timur, Mahyunadi  didampingi Wakil Ketua DPRD, Yulianus Palangiran dan Encek UR Firgasih, serta dihadiri oleh 21 anggota Dewan.

Voice : Khusnul Khotimah

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments