Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Datang Bulan, Korban Gagal Di Jual

Datang Bulan, Korban Gagal Di Jual

(704 Views) April 30, 2015 8:56 am | Published by | No comment

SANGATTA. Kali ini Polres Kutai Timur (Kutim) kembali berhasil menyelamatkan  seorang anak   sebut saja namanya Galuh (14), yang diduga korban perdagangan manusia  yang dilakukan  tersangka, yang saat ini ditahan di Polsek Sukabumi.

Kapolres Kutim  AKBP Anang Triwidiandoko  mengakui,  korban  ini akan dikembalikan ke Sukabumi, ke orang tuanya dan sekaligus  untuk menjadi saksi atas  tersangka yang kini ditahan di Polsek Sukabumi.

“Kita hanya membantu  mencari, mengamankan, meminta keterangan terkait dengan keberadaan korban di Sangatta. Setelah itu kami akan kembalikan ke Sukabumi.  Anggota saya, dan  ada dari Badan Pemberdayaan Perempuan, yang akan mengantar korban ini besok (hari ini, Red) ke Sukabumi,” ujar Anang dalam jumpa pers Kamis (30/4) kemarin.

Diakui,  anggotanya berhasil menyelematkan korban dari sebuah kafe beberapa hari lalu.  Penyelamatan dilakukan setelah  pihaknya menerima laporan dari  Badan Pemberdayaan Perempuan Kutim, yang sebelumnya juga menerima laporan dari Badan Pemberdayaan Perempuan Kaltim, yang menyebutkan ada  indikasi  korban perdagangan perempuan dibawa ke Kutim.  Informasi ini,  diterima Pemberdayaan Perempuan Kaltim  dari Pemberdayaan Perempuan  di Sukabumi, jika ada korban perdagangan manusia dibawa ke Kaltim.

“Berdasarkan informasi dari Pemberdayaan perempuan,   yang diterima PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak ) Polres Kutim,  kami langsung turunkan tim, untuk melacak korban.  Hasilnya, kami temukan   satu orang di sebuah Kafe. Setelah kami cocokkan dengan  laporan  di  Polres Suka Bumi,  tentang korban hilang ternyata  identitasnya sama. Karena itu kami selamatkan, dan  kami akan kembalikan ke orang tuanya di Sukabumi,”terangnya.

“Kepada masyarakat,  saya  mengharapkan agar siapapun  yang mengetahui ada anak dipekerjakan tidak layak, apalagi  dijadikan sebagai  pekerja seks, laporkan ke  saya, atau anggota saya. Pasti saya tangkap pelakunya, karena ini masalah kemanusiaan, dan masa depan anak, yang harus diselematkan,”sambungnya.

Sementara itu,  Kanit  PPA Ipda Rina mendapingi  Kapolres mengatakan,  dari hasil pemeriksaan, korban  dibawa ke kaltim, tanpa sepengetahuan orang tuannya.  Karena itu,  orang tuanya di Sukabumi, melapor ke polisi.  Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap  tersangkanya.

“Korban ini dibawa  paksa  oleh tersangka ke kaltim.  Setelah sampai di Sangatta, korban sempat  dijual ke  pria hidung belang, namun tidak melayani  pria hidung belang itu karena  lagi datang bulan.  Beruntung, setelah itu korban bisa diselamatkan.  Sekarang korban dalam perlindungan  PPA,  untuk dikembalikan ke orang tuanya. Sedangkan proses hukum tersangkanya di Sukabumi,” jelas Rina. (eka1014)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments