Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Deklarasi Kampanye Damai dan Deklarasi Siap Kalah Menang Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur, Dibaca Secara Serentak oleh Ketiga Pasangan Calon

Deklarasi Kampanye Damai dan Deklarasi Siap Kalah Menang Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur, Dibaca Secara Serentak oleh Ketiga Pasangan Calon

(760 Views) Agustus 27, 2015 8:36 am | Published by | 10 Comments

Sangatta – Tahapan pemilihan kepala Dearah 2015 di Kabupaten Kutai Timur sudah diramaikan oleh pasangan calon Bupati Kutai Timur, sejak pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada 27 Juli 2015, penetapan pasangan calon 24 Agustus 2015, pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon, sampai pada hari ini 27 Agustus 2015 adalah deklarasi kampanye damai dan deklarasi siap kalah dan menang peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kutai Timur di depan Gedung Serba Guna Bukit Pelangi pagi tadi, kamis (27/8).

Deklararasi tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Kutai Timur Fahmi Idris, Ketua Panwaslu Nirmalasari, Kapolres Kutai Timur AKBP Anang Triwidiandoko, Ketua Pengadilan Negeri, Dandim Ibnu Hudaya, Kepala Kejaksaan Negeri, Danlanal Donny Soeharto, pasangan calon Noorbaiti dan Ordiansyah Tarlan, pasangan calon Ardiansyah dan Alfian Aswad, pasangan calon Ismunandar dan Kasmidi Bulang, serta ratusan massa pendukung dari ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur.

Rangkain acara tersebut diawali dengan doa oleh Ketua Pengadilan Negeri Sangatta, kata sambutan dari Ketua KPU Kutim Fahmi Idris, Ketua Panwaslu Nirmalasawari, Kapolres Kutai Timur, dilanjut dengan pembacaan deklarasi siap kalah menang dan deklarasi damai kampanye oleh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur yang dilanjutkan dengan penandatangan deklarasi siap kalah menang dan deklarasi damai, terakhir yaitu prosesi pelepasan peserta kampanye damai oleh Ketua KPU, Kapolres dan Danlanal Kutai Timur.

Deklarasi siap kalah menang dibaca secara serentak oleh ketiga pasangan calon yang berbunyi, pertama mewujudkan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur Tahun 2015 yang berasaskan langsung, umum, bebas, rahasi, jujur, adil, damai, demokratis, dan bermartabat. Dua saling menghormati, menghargai hak dan kewajiban masing-masing peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur Tahun 2015. Tiga tidak akan menggunakan cara-cara kekerasan, menghina atau menyerang kehormatan pasangan calon lain, dan mentaati semua peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku. Empat melaksanakan kampanye yang besih, sejuk, aman dan damai dilakukan dengan cara yang santun, tertib dan bersifat edukatif, mencegah tindakan anarkisme serta mengendalikan massa pendukung untuk mentaatiperaturan perundang-undangan yang berlaku. Lima tunduk dan patuh terhadap peraturan yang berkaitan dengan pelaksanaan kampanye serta bersedia menerima sanksi hukum apabila terbukti melakukan pelanggaran aturan kampanye. Enam menjamin kebebasan pemilih dalam menentukan hak pilihnya. Tujuh menghargai dan menghormati kemandirian pers yang bertanggungjawab untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Delapan menerima dan menyetujui rekapitulasi jumlah pemilih terdaftar, jumlah pemungutan suara, dan legelitas penyelenggara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur tahun 2015 yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Timur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sembilan menghormati dan menerima hasil Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur Tahun 2015 yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Timur, serta siap kalah dan siap menang dalam hal terdapat sengketa hasil pemilu diselesaikan melalui peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sepuluh berkewajiban menyampaikan semua ikrar ini kepada seluruh pendukung masing-masing pasangan calon.

Sedang isi dari kampanye damai peserta pemilihan Bupati dan wakil Bupati Kutai Timur, pertama wajib tunduk dan taat kepada aturan yang berkaitan dengan pelaksanaan kampanye serta menjaga keamanan serta ketertiban dalam setiap kegiatan kampanye. Kedua sanggup mengimplementasikan demokrasi yang bermartabat, bernilai, beretika, dan menyelesaikan masalah secara mufakat. Ketiga menghindari segala bentuk kekerasan, intrik (black campaign) intimidasi serta provokasi untuk meraih kemenangan. Kelima wajib menghormati dan menerima hasil pemungutan suara dan tidak akan mengerahkan massa setelah proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS berdasarkan perturan perundang-undangan yang berlaku.

Deklarasi kampanye damai dan deklarasi siap kalah menang peserta pemilihan kepala Bupati dan Wakil Bupati tersebut ditanda tanganni oleh tiga pasangan calon Noorbaiti dan Ordiansyah Tarlan, Ardiansyah Sulaiman dan Alfian Aswad, Ismunandar dan Kasmidi Bulang, Ketua KPU, Ketua Panwaslu, Kapolres, Ketua Pengadilan Negeri, Dandim, Kajari dan Danlanal Kabupaten kutai Timur.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

10 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments