Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Diduga Diselewengkan, Tim Gabungan Koramil Bengalon Berhasil Amankan 7 Ton Pupuk Bersubsidi dari Kelompok Tani

Diduga Diselewengkan, Tim Gabungan Koramil Bengalon Berhasil Amankan 7 Ton Pupuk Bersubsidi dari Kelompok Tani

(610 Views) April 30, 2015 8:33 am | Published by | No comment

Sangatta. Jajaran Koramil 0909-06 Bengalon bersama anggota Polsek Bengalon serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan petugas Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bengalon, Rabu (29/04) siang kemarin, berhasil mengamankan 7 ton pupuk bersubsidi, yang tersimpan disebuah gudang penyimpanan pupuk milik Kelompok Tani Sumber Karya, Desa Tepian Langsat Km. 125 RT 03 Kecamatan Bengalon, Kutai Timur. Diduga pupuk bersubsidi ini akan diselewengkan kepada oknum-oknum tertentu, diluar kebutuhan program swasembada pangan yang kini giat digalakkan pemerintah.

Pupuk - SamaunDiketahui, Kelompok Tani Sumber Karya ini ternyata tidak terdaftar dalam Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi ditingkat distibutor atau pengecer Barokah Jaya. Kelompok tani Sumber Karya sendiri diketahui sudah berhasil menjual 1 ton pupuk bersubsidi ini dan tersisa 7 ton pupuk. Sementara itu barang bukti (BB)  7 ton pupuk bersubsidi, kini diamankan di kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bengalon dan Samaun (50) selaku Ketua Kelompok Tani Sumber Karya, hingga saat ini masih dalam proses penyidikan Polsek Bengalon, untuk dikorek keterangan mulai mekanisme memperoleh pupuk bersubsidi ini hingga ke pihak mana dirinya sudah menjual 1 ton pupuk subsidi tersebut, ungkap Dandim 0909 Sangatta Letkol (Inf) Ibnu Hudaya, saat dikonfirmasi pagi tadi.

Tambah Ibnu, penggerbekan gudang pupuk  oleh anggotanya yang dibantu anggota Polsek Bengalon merupakan hasil pengamatan dan pemeriksaan Kepala BPP Bengalon terhadap gerak-gerik Kelompok Tani Sumber Karya, yang mencurigai adanya penimbunan pupuk bersubsidi. Setelah diadakan pemeriksaan dan dipastikan bahwa kelompok tani ini ternyata tidak terdaftar dalam RDKK pupuk bersubsidi, maka akhirnya puluhan karung pupuk ini langsung diamankan di Kantor BPP Bengalon. Dari dugaan sementara, terjadi kesalahan pendistribusian pada tingkat pengecer, namun pihaknya menyerahkan penyidikan sepenuhnya kepada Polsek Bengalon.

Pupuk 1Sementara itu disebutkan, program swasembada pangan tahap I pada Januari hingga April 2015, sudah memasuki masa tanam pertama. Pihaknya akan terus melakukan pendampingan, pengawasan dan pengamanan pendistribusian pupuk bersubsidi ini hingga ke tangan kelompok tani, agar program swasembada pangan yang sudah dicanangkan pemerintah dapat terwujud, tandas Ibnu.

(voice)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments