Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Dilema Satpol PP Dalam Pengamanan Gepeng di Kutim

Dilema Satpol PP Dalam Pengamanan Gepeng di Kutim

(442 Views) Juni 27, 2016 7:14 am | Published by | No comment

Sangatta – Menjelang hari Raya Idul Fitri biasaya banyak Kelopok gelandangan dan pengemis (Gepeng) bermunculan, kemuncunlan Gepeng ini terkadang membuat resa masyarakat. untuk itu Satuan Polisi Pamang Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Timur menjadi tugas untuk mengamankan pengamanan gepeng-gepeng tersebut.

Kepala Satpol PP Kutim Rizali Hadi, dalam Rapat Koordinasi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur dengan seluruh SKPD di Lingkup Pemkab Kutim, pagi tadi Senin (27/6) melaporkan bahwa pihaknya beberapa hari yang lalu, telah mengaman tujuh  orang yang termasuk dalam kelompok gelandangan dan pengemis (Gepeng).

Namun, Rizali Hadi mengungkapkan untuk pengamanan terhadap Gepeng ini pihak sedikit mengalami dilema, karena Peraturan Daerah (Perda) ada dua sanksi, yaitu sanksi kurungan badan dan paling lama kurungan selama tiga bulan.Sanksi yang kedua yakni sanksi denda dan denda paling besar  yakni sebesar 50 juta rupiah.

Lebih lanjut, Rizali Hadi menjelaskan ketika para gepeng diamankan, kemudian di proses permasalahannya ini sampai di Pengadilan dan setelah diproses, diliahat Kartu Tanda Penduduk (KTP) diketahui hasil usahanya mereka paling besar hanya berkisar antara Rp.200.000 – Rp.300.000. Ketika prosesnya sudah dipengadilan, Hakim kebingungan untuk memutuskan karena penghasilan mereka itu, pada akhirnya mereka tidak bisa membayar denda sehingga dijatuhkan hukuman kurungan badan.

Dengan dijatuhkannya kurungan badan tersebut biasaya ada efek jerah, namun pada kenyataan gepeng tersebut tidsak merasa jerah bahkan ada yang kembali lagi. Rizal mengungkap Satpol PP menanggung biaya  makan gepeng-gepeng tersebut selama dalam kurungan. Setelah dilepaskan, gepeng-gepeng tersebut disuruh untuk  membuat pernyataan untuk tidak kembali lagi. Namun hal ini berulang terus menerus, bahkan ada yang 2-3 kali melakukan pekerjaan yang sama. Inilah yang menjadi dilema Satpol PP dalam pengamanan gepeng di Kutim, pengamanan gepeng berbeda dengan pengamanan di Tempat Hiburan Malam (THM) dan Lokalisasi yang biasa Satpol PP bisa tegas dengan adanya sanksi-sanksi yang menyangkut Perda ketertiban Umum.

Voice Rizal hadi_Dilema Gepeng

Lebih jauh, Rizal menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan kerajasama dengan Dinas sosial terkait gepeng-gepeng tersebut bagaimana cara memulangkan mereka. Ketika pihak Provinsi dihubungi, Provinsi juga tidak siap untuk menampung mereka.

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments