Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Disperindag Kutim Akui Belum Keluarkan Edaran Kantung Plastik Berbayar

Disperindag Kutim Akui Belum Keluarkan Edaran Kantung Plastik Berbayar

(491 Views) Maret 7, 2016 9:10 am | Published by | No comment

Sangatta. Penerapan kantung plastik berbayar yang diterapkan sejumlah ritel atau minimarket nasional di Sangatta atau Kutim, ternyata tidak sepenuhnya berlaku. Pasalnya minimarket lokal di Kota Sangatta bahkan masih menggratiskan penggunaan kantung plastik bagi konsemen yang berbelanja. Sementara itu, ternyata Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim sendiri hingga kini belum ada mengatur ketentuan penerapan kantung plastik berbayar tersebut. Hal ini menyebabkan pemberlakukan kantung plastik berbayar oleh sejumlah ritel dan minimarket dianggap tidak berdasar aturan.

Menurut Kepala Disperindag Kutim Irawansyah, dirinya sendiri mengetahui kabar adanya kantung plastik berbayar dari media massa baik cetak atau elektronik. Bahkan terkait adanya beberapa ritel atau minimarket yang menerapkan kantung plastik berbayar di Kutim, dirinya pun belum mengetahuinya.

Dikatakan Irawansyah, pihaknya hingga saat ini masih melakukan kajian apakah pemberlakuan kantung plastik berbayar dapat diterapkan di Kutim atau tidak. Sehingga, saat ini belum ada edaran terkait pemberlakuan kantung plastik berbayar khususnya diberlakukan di Kutim. Jika memang kini sudah ada ritel atau minimarket yang menerapkan hal tersebut, diakuinya memang belum ada aturannya. Namun dirinya pun tidak mau menyebutnya illegal karena mungkin saja ritel atau minimarket tersebut memiliki atau mengikuti aturan yang ditetapkan kantor pusat sebagai induk ritel tersebut.

(voice : Disperindag Irawansyah – Kantung plastik berbayar)

Untuk diketahui, dari pemantauan media ternyata sejumlah ritel dan minimarket di Kota Sangatta sudah ada yang menerapkan kantung plastik berbayar ini. Seperti minimarket ritel nasional di Jalan Diponegoro (arah Sangatta lama) dan Jalan APT Pranoto, sudah menerapkan kantung plastik berbayar seharga Rp 200 kepada konsumen yang berbelanja. Sedangkan beberapa minimarket lokal seperti di jalan Yos Sudarso II dan di simpang tiga Jalan Diponegoro – Jalan WR Monginsidi, masih menggratiskan kantung plastik kepada konsumen yang berbelanja.
Sementara itu, nilai kantung plastik berbayar di Kutim yakni Rp 200 ternyata masih lebih murah jika dibandingkan dengan beberapa kota yang sudah menerapkan kantung plastik berbayar. Seperti di Kota Balikpapan, ada minimarket yang menerapkan kantung plastik berbayar seharga Rp 1.500 per lembar plastik. Penerapan kantung plastik berbayar ini diharapkan dapat mengurangi atau menekan penggunaan kantung plastik untuk berbelanja. Sehingga konsumen beralih dengan bahan lain seperti kain dan membawa sendiri dari rumah.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments