Menu Click to open Menus
Home » Pemerintahan » DPMD Kutai Timur Laksanakan Pendampingan Seluruh Desa Terkait DD

DPMD Kutai Timur Laksanakan Pendampingan Seluruh Desa Terkait DD

(682 Views) Mei 28, 2018 4:38 pm | Published by | No comment

Kepala DPMP Kutai Timur, Suwandi (foto by khusnul khotimah)

Sangatta – Dalam upaya melaksanakan kelancaran administrasi asistensi Dana Desa (DD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menurunkan tim,  untuk melaksanakan pendampingan diantaranya pendamping lokal desa (PLD) satu orang satu desa, pendampingan desa (PD) yang ada di kantor camat satu orang tiga desa, dan Tenaga Khusus (TK) yang berada di Kabupaten, demikian yang disampaikan, Kepala DPMP Kutai Timur, Suwandi yang ditemui di Kantor Bupati Kutai Timur, Senin, 28 Mei.

Voice : Suwandi

Suwandi mengatakan sampai saat ini, sudah ada 50 desa yang telah menerima pencairan DD, dan berdasarkan instruksi Bupati Kutai Timur, Ismunandar, pencairan DD harus selesai pada tanggal 31 Mei, hingga pada minggu ke dua Bulan Juni mendatang, tahap kedua juga harus segera dilaksanakan karena dalam waktu dekat ada libur panjang. Hal tersebut menurut Suwandi, dilakukan untuk percepatan dan mengatasi kesulitan masyarakat di desa, terkait surat keputusan bersama (SKB), empat menteri tentang pekerjaan pembangunan fisiknya yang diharuskan atau diwajibkan minimal 30 persen Hari Orang Kerja (HOK), Pemerintah pusat telah menetapkan bahwa 30 persen dari kegiatan fisik DD tahun 2018, diporsikan untuk pembayaran upah HOK.

Lebih lanjut dijelaskan jika HOK melalui proses juga tidak terpenuhi, kemudian diadakan revisi namun belum juga terpenuhi, maka satu-satunya jalan dipersilahkan kepala desa bersama jajarannya untuk melaksanakan musrembangdes khusus, jika tidak tercapainya HOK 30 persen, maka selanjutnya akan dibuatkan berita acara.

Untuk diketahui, adanya regulasi DD yang diwajibkan tentang HOK bagian pembangunan bidang fisik dan pembangunan harus mencapai minimal 30 persen, bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat desa, khususnya yang miskin dan marginal, yang bersifat produktif dengan mengutamakan pemanfaatan sumberdaya tenaga kerja dan teknologi local, untuk memberikan tambahan upah atau pendapatan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, misalnya saja dalam hal pembangunan jalan desa, dalam pekerjaannya dapat melibatkan masyarakat untuk bergotongroyong  membersihkan jalan atau menyusun segala material, seperti batu dan pasir sehingga masyarakat mendapatkan upah, yang di sebut juga dengan program padat karya tunai.

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments