Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » DPRD Kutim Minta Kontraktor Jangan Khawatir Terkait Instruksi Bupati Kutim

DPRD Kutim Minta Kontraktor Jangan Khawatir Terkait Instruksi Bupati Kutim

(551 Views) Agustus 18, 2016 10:10 am | Published by | No comment

Sangatta. Imbas dari keluarnya instruksi Bupati Kutai Timur nomor 900/315/KEU/VIII/2016 tanggal 15 Agustus 2016 terkait pengehentian pengerjaan dan pembayaran proyek pada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kutai Timur, kini mulai bermunculannya keluhan dari beberapa kontraktor yang mengaku proyek mereka saat ini dihentikan dan saat mengajukan proses pembayaran di bagian keuangan, berkas mereka ditolak. Sebagian besar kontraktor ini kemudian mengadu ke beberapa anggota DPRD Kutim  terkait nasib mereka. David Rante, anggota DPRD Kutim dari Fraksi Gerindra mengaku didatangi dan menerima telepon dari beberapa kontraktor yang mengadukan bahwa proyek pekerjaan mereka dihentikan.

Bahkan ada yang mengajukan pembayaran kemudian berkasnya ditolak oleh bagian keuangan Setkab Kutim.  Namun dirinya berharap para kontraktor untuk tetap tenang dan jangan terlalu khawatir. Karena dirinya meyakini jika pemerintah Kutim memiliki solusi untuk keluar dari permasalahan keuangan yang membelit Kutim saat ini. Dikatakan David, permasalahan krisis keuangan ini merupakan kejadian luar biasa dan tidak hanya terjadi di Kutai Timur namun di seluruh Indonesia.

Saat ini pemerintah Kutim tengah melakukan perhitungan global terhadap belanja daerah yang telah dilakukan terutama dalam belanja proyek fisik. Jika hasil perhitungan tersebut sudah didapatkan tentu pemerintah nantinya akan berkonsultasi dengan pihak DPRD Kutim terkait kondisi permasalahan keuangan daerah dan bagaimana jalan keluar terbaiknya. Namun diakuinya hingga saat ini pihak Pemerintah Kutim belum ada bertemu atau berkonsultasi dengan pihak DPRD Kutim.

Tetapi DPRD juga pastinya memiliki perhitungan sendiri yang akan dibandingkan dengan hitung-hitungan pemerintah. Dijelaskan, bahwa belanja murni Kutim tahun ini adalah Rp 3,9 triliun. Kemudian adanya pengurangan Rp  1,4 triliun sehingga masih ada sisa anggaran sekitar Rp 1,5 triliun. Anggaran sisa inilah yang akan diperhitungkan terutama sejauh mana progres belanja fisik yang sudah dilakukan Pemkab Kutim.

(Voice : DPRD David Rante – Jangan Khawatir)

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments