Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Faktor Keamanan Menjadi faktor Utama Dan Memiliki Peran Stratetegis Dalam Menentukan Kelancaran Dan Kesuksesan Keseluruhan Tahap Pilkada

Faktor Keamanan Menjadi faktor Utama Dan Memiliki Peran Stratetegis Dalam Menentukan Kelancaran Dan Kesuksesan Keseluruhan Tahap Pilkada

(806 Views) Agustus 26, 2015 6:57 am | Published by | No comment

Sangatta – Guna memastikan dan mengecek kesiapan seluruh jajaran POLRI, dan Instansi pendukung lainnya, Polres Kutai Timur melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasional Mantap Praja Kutim dalam rangka kesiapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur pada 9 Desember 2015 mendatang. Apel gelar pasukan opresianlan mantap praja tersebut dihadiri sejumlah pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah diantaranya Kapolres AKBP Anang Triwidiandoko, Lanal Laut Pelaut Donny Suharto, Dandim 0909 Sangatta Ibnu Hudaya, Kepala Kejaksaan Negeri Tetty Syam, Kepala Satpol PP Rizali Hadi, seolanjutnya peserta apel yang terdiri dari Polri, TNI-AD, TNI-AL, Satpol PP, Intel, Dishubkominfo, Kesbangpol pagi tadi jam 08.00 wita (26/8/15) di Polres Kutai Timur.

Dalam laporannya Kapolres Anang Triwidiandoko menjelaskan apel gelar pasukan operasional mantap praja tersebut memilki makna yang sangat penting dan krusial yaitu untuk memastikan dan mengecek kesiapan seluruh jajaran POLRI, dan istansi pendukung lainnya seperti Kesbangpol, Satpol PP, dan Dishubkominfo dalam pelaksanaan pengamanan yang memang merupakan agenda prioritas polri yakni Pilkada serentak tahun 2015.

Dia menegas bahwa tugas tersebut menuntut unuk mencurahkan tenaga, pikiran dan seluruh sumber daya yang dimiliki guna mewujudkan pesta demokrasi yang aman, sukses dan lancar. Melalui pelaksanaan gelaran tersebut Anang berharap rencana dan kesiapan pengamanan pilkada dapat lebih matang dan kemampuan para personil semakin meningkat dalam bertindan dan mengambil langkah pengamanan yang tepat, efektif, efisien dalam pengamanan Pilkada serentak 2015.

Dalam pemaparannya Anang mengungkapkan pelaksanaan Pilkada yang melibatkan rakyat secara aktif dalam menentukan roda pemerintah, melalui mekanisme pemilihan umum kepala daerah secara langsung, karena rakyat mempunyai hak untuk memilih putra daerah terbaik untuk menjadi pemimpin daerahnya. Dalam perkembangannya terjadi perubahan metode yaitu pelaksanaan pilkada yang semula dalam waktu yang berbeda, selanjutnya berdasarkan ketentuan UU no 8 tahun 2015 pilkada dilaksanakan serentak.

Anang menegaskan dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2015 faktor keamanan menjadi faktor utama dan memiliki peran stratetegis dalam menentukan kelancaran dan kesuksesan keseluruhan tahap Pilkada. Satu hal yang harus diantisipasi secara serius adalah terjadinya eskalasi gangguan keamanan yang diprediksi akan lebih kompleks apabila dibandingkan dengan penyelenggaraan Pemilu Legeslatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Hal ini disebabkan hubungan yang sangat dekat antara elit atau para pasangan calon dengan masyarakat pemilih sehingga mengakibatkan gesekan atau bentrok antar masa pendukung maupun gangguan kamtibmas lainnya yang dapat meresakan masyarakat.

Voice

Lebih lanjut Anang mengatakan tindakan pemilu tersebut diperkirakan mungkin masih akan terjadi , seperti terjadi hal manipulasi politik, pemalsuan identitas pemilih, mencoblos lebih dari satu kali dan lainnya sebagainya.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments