Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Imbas Kemarau Panjang, Puluhan Warga Desa Sepaso Kecamatan Bengalon Terkena Wabah Diare  

Imbas Kemarau Panjang, Puluhan Warga Desa Sepaso Kecamatan Bengalon Terkena Wabah Diare  

(555 Views) Agustus 6, 2015 1:00 pm | Published by | No comment

Sangatta. Akibat musim kemarau yang melanda Kutai Timur dalam sebulan terakhir, beimbas pada peningkatan kasus diare yang meimpa warga masyarakat terutama terjadi di Desa Sepaso Kecamatan Bengalon. Diketahui dari data yang diperoleh pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, adanya peningkatan kasus Diare yang merupakan pelaporan Pusat Kesehatan Masyarakat ( PKM) Sepaso, Bengalon. Pada minggu pertama bulan ini hanya terjadi 2 kasus diare, sedangkan pada minggu ke 2 dan dan ke 3, berturut-turut terjadi peningkatan laporan kasus diare sebanyak 44 kasus dan 45 kasus diare.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur dr Aisyah, didampingi Kabid P2PL, M Yusuf, peningkatan laporan kasus diare ini merupakan imbas dari kemarau panjang. Warga Desa Sepaso yang sebagian besar masih menggunakan air sungai atau air bawah tanah dibandingkan menggunakan air PDAM  sebagai sumber keperluan rumah tangga seperti mandi, cuci dan kakus, bahkan juga digunakan sebagai sumber air minum, tentunya terindikasi terjangkit bakteri ecoli yang dibawa kotoran karena ada masyarakat yang tidak menggunakan jamban keluarga atau masih membuang hajat ke sungai, sehingga menyebakan penyakit diare.

Lanjutnya, saat ini Dinas Kesehatan Kutim sudah mengutus beberapa petugas khususnya bidang P2PL untuk melakukan pemantauan di Desa Sepaso Kecamatan Bengalon. Hal ini untuk mencegah kondisi tidak semakin kritis dan tidak terjadi korban jiwa, seperti tahun sebelumnya. Pencegahan juga dilakukan dengan cara menghimbau warga untuk sementara tidak menggunakan air sungai yang teridikasi tercemar bakteri diare tersebut. Sementara kasus diare yang cukup parah ini baru ditemukan di Desa Sepaso Kecamatan Bengalon, sedangkan 20 Puskesmas lainnya yang tersebar di Kutai Timur masih dalam kondisi relatif aman.

(voice)

Lebih jauh dikatakan, Dinas Kesehatan Kutim sangat berharap agar PDAM mampu memnuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang ada di Desa Sepaso ini. Selain itu harus adanya uji klinis terhadap air yang berasal dari produk air isi ulang rumahan, agar ada jamunan mutu air yang baik dan layak dikonsumsi. Selain itu diharapkan keterlibatan semua elemen masyarakat dan pihak swasta agar program-program kesehatan seperti program jamban keluarga, yang kini tengah digalakkan oleh TNI dapat direalisasikan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments