Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Isran Persilahkan Masyarakat Garap Taman Nasional Kutai

Isran Persilahkan Masyarakat Garap Taman Nasional Kutai

(743 Views) Maret 31, 2015 9:09 pm | Published by | No comment

Sangatta. Bupati Kutai Timur Isran Noor mempersilahkan masyarakat menggarap kebun dan lahan mereka yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Kutai (TNK). Hal ini disampaikan Isran saat melakukan kunjungan kerja sekaligus meresmikan Rumah Layak Huni (RLH), Festival Seni Budaya dan Kuliner, serta Pencanangan Gerakan Sapulidi, di Kecamatan Sangatta Selatan, siang tadi.

Menurut Isran, sebagaimana usulan Pemkab Kutim kepada Kementrian Kehutanan untuk bisa melakukan enclave atau alih fungsi lahan TNK seluas 24.300 hektar, namun tanpa alasanan yang jelas Kemenhut  hanya menyetujui 7.816 hektar. Padahal tim terpadu (Timdu) bentukan Kemenhut sendiri sudah merekomendasikan 17.600 hektar dan hasil rekomendasi ini sudah disampaikan kepada masyarakat Teluk Pandan dan Sangatta Selatan. Dengan demikian, Bupati, Wakil Bupati dan aparat pemerintah sudah membohongi rakyat. Padahal itu, merupakan pengingkaran dari Kemenhut sendiri yang tidak mengikuti rekomendasi Timdu bentukannya.

Dengan menyetujui 7.816 hektar, berarti pemerintah daerah sudah mengkhianati dan mendiskriminasi sebagian rakyat Sangatta Selatan dan Teluk Pandan. Karenanya dirinya menolak putusan Kemenhut terserbut. Isran mempersilahkan kepada masyarakat untuk melanjutkan kegiatan usaha atau berladang di TNK seperti yang selama ini sudah dilakukan masyarakat, seperti berkebun sawit, menanam sayur, padi, dan lainnya. Karena menurutnya, sebelum dikeluarkannya Surat Keputusan penunjukan kedua Kecamatan ini masuk dalam areal TNK, masyarakt sudah lebih dahulu bermukim dan bercocok tanam di areal tersebut, ujar Isran disambut riuh tepuk tangan warga yang hadir di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Sangatta Selatan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments