Menu Click to open Menus
Home » Pemerintahan » Jadwal Imunisasi MR Tetap Jalan, Orang Tua Yang Ragu Diminta Tunggu Fatwa MUI

Jadwal Imunisasi MR Tetap Jalan, Orang Tua Yang Ragu Diminta Tunggu Fatwa MUI

(651 Views) Agustus 6, 2018 7:34 pm | Published by | No comment

 

Sangatta- Jadwal imunisasi vaksin rubella atau measles rubella (MR) yang sudah mulai dilaksanakan di Kutai Timur sejak awal Agustus lalu tetap terus berjalan, meski ada beberapa orang tua yang menolak karena belum adanya sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur mempersilahkan orang tua menunggu sampai dengan keluarnya Fatwa MUI.

Menurur Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kutai Timur, dr. Yuana Sri Kurniawati, jadwal vaksin MS terus berjalan di sekolah-sekolah, namun untuk orang tua yang masih ragu mengenai kehalalan vaksin, silahkan saja menunda untuk memberikan anaknya vaksin MS sambil menunggu MUI.

Yuana menambahkan, untuk jumlah anak yang sudah terimunisasi di Kutai Timur dari jumlah sasaran seratus tiga ribu anak, Sembilan persen diantaranya sudah mendapatkan imunisasi. Ia bersyukur dari keseluruhan anak yang sudah mendapat imunisasi tidak ada keluhan yang berlebihan, rata-rata hanya mengeluhkan sakit demam saja, hal tersebut memang lumrah terjadi pada anak yang baru diimunisasi tapi tidak ada yang sampai lebih dari itu seperti pingsan atau kejang.

Banyak informasi yang beredar melalui internet mengenai dampak-dampak yang terjadi setelah anak mendapatkan vaksin MR, namun menurutnya tidak keseluruhan benar, banyak diantaranya hoax dan tidak dapat dipertanggung jawabkan. Ada beberapa oknum yang sengaja membuat dan menyebarkannya agar menimbulkan keresahan di masyarakat.

Sedangkan untuk kejelasan halal dan tidaknya kandungan vaksin MR, menurut Yuana akan segera diketahui pada pekan ini, Kamis, 8 Agustus.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments