Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Jalan Primadona Masyarakat Antar Kecamatan Longsor Diduga Akibat Curah Hujan Dan Adanya Blasting

Jalan Primadona Masyarakat Antar Kecamatan Longsor Diduga Akibat Curah Hujan Dan Adanya Blasting

(384 Views) September 15, 2016 9:01 am | Published by | No comment

Sangatta – Arus lalu lintas di jalan poros Sangatta – Rantau Pulung baru bisa di lalui satu jalur. Padahal, jalur tersebut merupakan akses penting bagi warga. Suasana hari kedua pasca longsornya jalur Sangatta – Rantau Pulung, badan jalan hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan. sementara itu, satu eksavator dan dua truck disiapkan untuk mengangkut material longsoran.

Menurut keterangan Jaja Budi Harja selaku kontraktor jalan Sangatta – Rantau Pulung, sebelum material longsoran diangkut, pihaknya akan melakukan pengukuran di titik retakan terlebih dahulu, untuk mengetahui luasan dan volume material, serta agar tidak ada lagi longsor susulan. Dirinya mengakui, jika lereng tersebut labil karena memiliki lapisan yang bervariasi dan tidak saling mengikat.

Selain faktor tersebut, tingginya curah hujan dan adanya aktivitas blasting PT. KPC yang berjarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi longsor, diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya longsor.

Voice : Jaja Budi Harja (Gm  Superintendent PT Karyatama Nagasari)

Sementara itu, superintendent public communication external affairs PT.KPC Yordan Ampung menjelaskan, bahwa pada saat kejadian pihaknya tidak melakukan blasting, jadi tidak ada kaitannya dengan longsor. Terlebih pada saat kejadian memang kondisi tengah hujan.

Voice : Yordan Ampung ( Superintendent Public Communication External Affairs PT.KPC)

Beberapa pengguna jalan berharap, agar longsor tersebut segera ditangani. Pasalnya jalan tersebut kini menjadi primadona warga antar kecamatan dan kabupaten. Lantaran dirasa lebih hemat waktu dan tenaga, jika dibandingkan melalui poros Bengalon.

Voice :  Sumadi (Pengguna Jalan Sangatta – Rantau Pulung)

Pasca adanya longsor, dirinya mengaku was-was jika melalui jalan tersebut kala hujan, pasalnya ada beberapa titik rawan longsor yang hingga kini belum mendapatkan sentuhan dari pemerintah.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments