Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Kapolres Kutim Himbau Masyarakat Kutim Waspadai Jambret dan Curat Selama Ramadhan dan Lebaran

Kapolres Kutim Himbau Masyarakat Kutim Waspadai Jambret dan Curat Selama Ramadhan dan Lebaran

(429 Views) Juni 8, 2016 3:47 am | Published by | No comment

Sangatta. Kapolres Kutai Timur AKBP Rino Eko, menghimbau agar masyarakat Kutai Timur meningkatkan kewaspadaan terkait penjambretan maupun pencurian dengan pemberatan (Curat). Terlebih sudah menjadi hal yang lumrah jika selama bulan ramadhan terjadi peningkatan aktivitas khususnya perdagangan. Aktivitas jual beli masyarakat selama bulan puasa hingga menjelang lebaran dengan tingginya perputaran uang di masyarakat, tentu memberikan signal kerawanan atas tindak pencurian dengan  pemberatan (Curat) dan penjambretan.

Didampingi Kasat Reskrim AKP Andika Dharma Sena, Kapolres Rino mengatakan bahwa sebagaimana biasa selama bulan ramadhan hingga lebaran, tingkat kerawanan cukup tinggi. Terlebih saat ini, diketahui para tahanan kasus jambret maupun curat sudah bebas dari lembaga permasyarakatan (LP). Tidak mau berspekulasi, dirinya meminta masyarakat kota Sangatta dan Kutai Timur pada umumnya untuk lebih berhati-hati. Jangan sampai memberikan peluang bagi para penjahat untuk mengambil secara paksa barang-barang berharga milik masyarakat. Seperti jangan meninggalkan motor dengan kondisi kunci motor masih terpasang di motor. Selain itu, masyarakat juga diingatkan jangan keluar rumah atau berpergian dengan perhiasan yang mencolok dan membawa uang tunai yang telalu banyak. Sementara jika meninggalkan rumah seperti saat liburan lebaran, hendaknya memastikan bahwa di rumah tersebut tidak ada barang-barang berharga. Hendaknya barang-barang seperti emas, surat berharga dan uang, dititipkan di bank dan todak ditinggal di rumah.

Lanjutnya, hingga saat ini kasus penjambretan di wilayah hukum Kutim masih didominasi di luar Sangatta, seperti di Kecamatan Bengalon, Kecamatan Rantau Pulung dengan 2 laporan polisi terkait Curat. Sementara di Kota Sangatta sendiri baru satu laporan masuk terkait jambret. Namun diakui hingga kini intensitas kasusnya masih cukup rendah.

(Voice : AKP Andika – Himbauan Jambret)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments