Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Kesal Teror Buaya, Warga Sepaso Timur Bengalon Panggil Pawang Buru Buaya

Kesal Teror Buaya, Warga Sepaso Timur Bengalon Panggil Pawang Buru Buaya

(808 Views) November 12, 2015 9:49 am | Published by | 1 Comment

Sangatta. Puncak kekesalan warga Desa Sepaso Timur Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur terhadap hewan buaya yang kerap menyerang dan memangsa warga setempat, akhirnya warga meminta bantuan kepada pawang buaya untuk melakukan perburuan dan penangkapan reptil purba ini.

Alhasil, sejak Selasa (10/11) hingga Kamis (12/11) dini hari tadi, sebanyak 52 ekor buaya yang mendiami Sungai Bengalon berhasil ditangkap. Bahkan 11 ekor diantaranya telah dikuliti dan 40 ekor masih dalam keadaan hidup. Dari kegiatan perburuan dan penangkapan buaya ini, jajaran Polsek Bengalon mengamankan 4 orang yang diduga kuat sebagai pawang buaya dan melakukan perburuan dan penangkapan terhadap 52 ekor buaya ini. Demikian diungkapkan Kapolres Kutai Timur AKBP Anang Triwidiandoko  didampingi Kapolsek Bengalon AKP Jan Manto Hasiholan Sianturi.

Kepada awak media dituturkan, berasal dari laporan warga bahwa ada kegiatan perburuan dan penangkapan hewan buaya yang dilakukan beberapaorang di sepanjang Sungai Bengalon hingga ke dalam anak-anak Sungai Bengalon, kemuadian jajaran Polsek Bengalon melakukan pengecekan ke lokasi yang di sebutkan yakni di bantara Sungai Lembak yang merupakan anak Sungai Bengalon. Dari hasil pemantauan yang dilakukan, ditemukan sebuah mobil bak terbuka yang sudah berisikan puluhan ekor buaya hidup dengan berbagai umur dan ukuran,  seekor bangkai buaya berukuran lebih kurang 1 meter, yang telah mati akibat ditobak serta kulit buaya yang tersimpan di dalam karung. Sementara keempat orang yang diduga sebagai pawang buaya baru berhasil diamankan pada Kamis (12/11) dini hari tadi, usai melakukan perburuan. Keempat orang ini berinisial BS (42), MT (25), SY (25), dan IS (25). Keempat orang ini merupakan warga Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Lanjut Jan Manto, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pemberkasan kepada keempat orang ini. Sementara motif mereka melakukan penangkapan dan pembantaian terhadap buaya-buaya ini masih dalam pendalam. Rencananya, keempat orang yang berhasil diamankan beserta barang bukti puluhan buaya hidup  ini akan diserahkan penanganannya kepada jajaran Reskrim Polres Kutai Timur.

(Voice)

Lebih jauh dikatakan, jika dalam hasil pemeriksaan kelak, keempat orang ini dinyatakan bersalah, maka keempatnya diancam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun kurungan penjara dan denda maksimal Rp 200 juta.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments