Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Ketua RT 26 Singa Gewe Jumain Siap Perang Lawan Miras

Ketua RT 26 Singa Gewe Jumain Siap Perang Lawan Miras

(1050 Views) Mei 16, 2015 2:08 pm | Published by | No comment

SANGATTA – Adanya larangan memperjualbelikan Minuman Keras (Miras) di Kutai Timur (Kutim) khsusnya ditempat-tempat umum kecuali hotel berbintang lima juga mendapat dukungan dari Ketua RT 26 Singa Gewe Kecamatan Sangatta Selatan Kutim. Jumain mengatakan, dirinya siap perang dengan melawan tindak kejahatan miras yang beredar di Kutim.

”Kalau itu aturannya ada di Kutim, maka wajib diterapkan dan dilaksanakan oleh pemerintah. Jangan diberikan ampun. Saya siap perang lawan miras. Saya keras dengan hal itu (miras,red),”ujar Jumain, Jumat (15/5).

Tidak hanya secara umum, dia menjamin bila mana ada warganya yang terlibat dengan miras maka dirinya tidak segan-segan memberikan teguran keras kepada pelaku. Bahkan bila tidak diindahkan, bisa jadi berujung pengusiran.Syukurnya, selama dirinya memimpin di RT nya ,tak satupun warganya yang bersentuhan dengan minuman beralkohol tersebut.

”Jangankan masyarakat umum, warga saya bila terlibat dan atau ketahuan mengkomsumsi miras maka saya tindak tegas. Berikan teguran keras. Karena ini merupakan tanggung jawab kita,”katanya.

Disinggung apakah pernah melihat pedagang menjual miras secara umum, dirinya mengaku tidak pernah mendapati hal itu di Sangatta Selatan. Hanya saja dirinya menyakini bahwa ada penjual miras secara bebas di Kecamatannya tersebut.

”Kalau secara langsung jujur saya tidak pernah mendapati penjual miras secara terang-terangan. Karena memang penjual miras itu bersifat tertutup. Tetapi saya yakin banyak yang masih menjual. Karena saya sering juga jumpai anak-anak muda sedang asik minum. Nah itu artinya ada yang jual bebas. Kalaupun kita ketahui, kita juga tidak punya kapasitas terlalu jauh untuk menggeledah ataupun sejenisnya. Karena itu gawean pemerintah atau yang berwajib,”katanya.

Untuk itu, untuk menerapkan aturan yang ada maka pihaknya meminta kepada yang terkait untuk rutin melakukan rajia ditempat-tempat yang mencurigakan. Baik itu di Sangatta Utara, Sangatta Selatan maupun di kecamatan lainnya.”Kalau bisa rutin gelar rajia. Tetapi kita minta libatkan warga dan RT juga jangan kerja sendiri saja. Kita pasti siap bantu dan bekerja sama untuk memerangai miras,”katanya.

Hal ini dilakukannya karena katanya miras merupakan minuman yang membawa bencana dan sumber kejahatan yang nyata. Contoh, pelaku kriminal seperti halnya berkelahi, membunuh, mencuri, KDRT, dan kejahatan lainnya besar disebabkan oleh miras. Untuk itu idak ada alasan untuk membela miras dan membiarkan miras beredar di Kutim.”Itu sangat membahakan dan merugikan sekali. Terutama untuk generasi penerus kita yang sudah ikut-ikutan mengkomsumsi miras. Mau jadi apa daerah, negara kita nanti,”katanya.

Tidak hanya miras, kenakalan remaja lainnya seperti narkoba juga menjadi musuh yang nyata bagi RT 26.”Kita di RT 26 tidak hanya fokus ke miras, tetapi narkoba juga menjadi musuh kita. Bahkan, trend kenakalan remaja saat ini seperti ngomix, ngelem, kumpul kebo, pergaulan bebas, dan sejenisnya juga menjadi musuh kita. Untuk itu, sebagai Ketua RT, saaya meminta sekali lagi aparat harus bergerak terus. Paling tidak seminggu 3 kali gelar rajia. Baik untuk anak-anak remaja maupun disumbernya,”katanya

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments