Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » KUTIM SIAPKAN KECAMATAN DAN DESA MANDIRI

KUTIM SIAPKAN KECAMATAN DAN DESA MANDIRI

(2380 Views) April 1, 2016 3:44 am | Published by | 200 Comments

SANGATTA- Setap kecamatan atau desa di Kabupaten Kutai Timur masih belum memiliki produk unggulan yang dapat dijual. Banyaknya sumberdaya alam yang berada di kutai timur namun dari keseluruhannya dijual dalam bentuk mentah. Seperti batubara dan sawit yang diekspor masih dalam bentuk mentah, kedepannya pemerintah canangkan kecamatan dan desa mandiri yang tidak hanya menghasilkan sumberdaya alam namun dapat mengolah hasil alam yang ada disetiap kecamatan/desa di kutai timur. Badan Usaha Milik Desa juga akan dikembangkan disetiap desanya.

Setiap kecamatan memiliki potensi unggulan, seperti kecamatan Rantau Pulung yang memiliki hasil singkong gajah, kedepannya akan didirikan pabrik tepung tapioka dan moka, selanjutnya tepung tapioka dan moka akan dijual dalam bentuk olahan produk jadi dan limbah dari tepung atau ampas dari olahan tepung ini akan digunakan kembali untuk pakan ternak warga rantau pulung sehingga tidak hanya produk tepung tetapi rantau pulung kedepannya juga akan dicanagkan swasembada daging dan juga dapat menjual daging keluar daerah maupun mengekspor keluar negeri.

Demikian juga dengan kecamatan lainnya, Kecamatan Kongbeng dan Kaubun memiliki potensi penghasil beras, Kecamatan Sandaran memiliki hasil laut dan juga pemandangan bawah laut yang masih asli, dan kecamatan-kecamatan lain yang akan digali lebih dalam sumberdayanya, hal ini juga untuk menghadapi persaingan dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)

Menurut Dr. Aji Sofyan Efendi dari Pusat Kajian Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah (PK-PPKD) dan Pusat Kajian Keuangan Ekonomi Masyarakat Lokal (PK-EML) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman yang ditemui di Kantor Bupati Kutai Timur Kemarin (31/03) mengatakan, Pendirian Badan Usaha Milik Desa diharapkan dapat berjalan dan dapat menjangkau perekonomian warga setempat dan pada akhirnya dapat mengurangi angka kemiskinan dan angka pengangguran, karena dengan Bumdes desa bisa membiayai dirinya sendiri menjadi desa mandiri.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

200 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments