Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Langka, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kutai Timur Tak Punya Tenaga Pustakawan dan Arsiparis

Langka, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kutai Timur Tak Punya Tenaga Pustakawan dan Arsiparis

(6039 Views) Juli 31, 2016 1:47 pm | Published by | No comment

Sangatta. Rendahnya minat genetasi muda untuk mengambil kuliah jurusan pustakawan atau arsiparis, menyebabkan kini langkanya tenaga pustakawan dan arsiparis. Padahal, tenaga teknis ini sangat dibutuhkan untuk mengelola perpustakaan dan arsip yang ada di perpustakaan maupun arsip daerah. Tidak terkecuali di Kutai Timur. Saat ini Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kutim ternyata belum memiliki tenaga fungsional teknis pustakawan dan arsiparis.

Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kutai Timur, Budi Santoso, mengatakan bahwa sebagai lembaga teknis di bidang kearsipan maupun perpustakaan, pihaknya hingga kini belum memiliki tenaga fungsional pustakawan maupun arsiparis. Padahal kedua tenaga ini merupakan ujung tombak yang lebih faham dan mampu mengurusi perpustakaan dan kearsipan.

Lanjutnya, Kekurangan tenaga fungsional ini sebenarnya telah coba dipenuhi melalui rekrutmen CPNS. Namun sepertinya kuota yang diberikan pusat tidak ada peminatnya sehingga selalu jatah pustakawan dan arsiparis tidak terpenuhi. Untuk menyiasati ketiadaan tenaga teknis tersebut, pihaknya telah mengursuskan beberapa tenaga yang ada baik PNS maupun tenaga kontrak daerah untuk bisa setara pengetahuannya sebagai tenaga pustakawan dan arsiparis. Walaupun sebenarnya tidak sebanding dengan tenaga pustakawan dan arsiparis yang benar-benar lulusan pustakawan dan arsiparis.

(Voice : Perpustakaan Budi – Tidak Punya Pustakawan dan Arsiparis)

Lebih jauh Budi mengatakan, saat ini PNS yang telah menduduki posisi Kepala Sub Seksi (Kasi) di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kutai Timur enggan untuk beralih menjadi tenaga fungsional pustakawan mapun arsiparis. Padahal jika melihat tunjangan bagi tenaga fungsional pustakawan dan arsiparis ini, ternyata cukup besar. Namun dirinya berharap, nantinya pemerintah Kutim bisa mencarikan solusi untuk mengisi tenaga pustakawan maupun arsiparis ini. Seperti menyekolahkan lulusan SMA yang ada di Sangatta untuk berkuliah di universitas yang memang memiliki jurusan pustakawan maupun arsiparis, sehingga setelah lulus nanti bisa langsung dipekerjakan di Kutim sebagai tenaga pustakawan dan arsiparis di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kutai Timur.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments