Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » LETAK GEOGRAFIS DIPOSISI SILANG KALTIM DIJADIKAN PINTU NARKOBA

LETAK GEOGRAFIS DIPOSISI SILANG KALTIM DIJADIKAN PINTU NARKOBA

(449 Views) September 9, 2016 4:38 am | Published by | No comment

wp_20160909_006Sangatta – Letak geografis Kalimantan Timur yang memiliki posisi silang yang memudahkan narkoba masuk ke Kalimantan Timur termasuk melalui Kutai Timur yang dapat ditempuh menggunakan jalan darat maupun jalan laut. Letak inilah yang menjadikan peredaran Narkoba di Kutai Timur terus meningkat.
Dari evaluasi yang dilakukan Badan Narkotika Provinsi Kalimantan Timur, sebagian besar narkoba masuk dari bagian utara seperti Berau, Kutai Timur juga termasuk salah satu pintu masuk yang dipilih para pelaku pengedar narkoba terutama diwilayah perbatasan, selain itu Kutai Timur juga dijadikan tempat pelarian serta tempat persembunyian para pelaku peredaran narkoba.

Seperti yang diungkapkan Ketua Badan Narkotika Provinsi Kalimantan Timur, Edison Panjaitan dalam Seminar Bahaya Narkoba dilingkungan SKPD, Pelajar dan Mahasiswa di Ruang Meranti Kantor Bupati Kabupaten Kutai Timur pagi tadi(9/9), bahwa letak Kalimantan Timur yang berdekatan dengan Tawau Malaysia menjadikan kemudahan untuk memasuki wilayah Tawau tanpa menggukaan Visa demikian juga sebaliknya warga Malaysia mudah masuk Tarakan tanpa dilengkapi dengan identitas yang lengkap. Peluang itulah yang dilihat oleh Bandar dan Pengedar Narkoba untuk membawa Narkoba masuk ke daerah kita.

Tidak hanya dijadikan tempat masuknya narkoba, Kutai Timur juga sudah dijadikan pasar tempat peredaran narkoba, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya tangkapan kasus narkoba yang terus bertambah di Kutai Timur. Mengatasi hal tersebut sosialisasi pengenalan jenis narkoba, bahaya-bahaya narkoba, serta tindakan-tindakan hukum yang menjerat pelaku Narkoba terus dikampanyekan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments