Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » LPA Kutim, Gelar Seminar Antisipasi Kekerasan Terhadap Anak

LPA Kutim, Gelar Seminar Antisipasi Kekerasan Terhadap Anak

(472 Views) Desember 14, 2017 6:55 am | Published by | No comment

Sangatta – Berdasarkan data Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), sebanyak 21.689.987 aduan pelanggaran hak anak yang tersebar di 33 Provinsi, dan 202 Kabupaten/Kota selama lima tahun terakhir. Sekitar 58 persen dari angka tersebut merupakan kejahatan seksual. Dalam hal ini, lebih dari sebagian kasus yang terjadi dilakukan oleh oramg-orang terdekat dengan anak, bisa lingkungan keluarga, sekolah dan sebagainya. Demikian diungkapkan, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Kutai Timur, Mariana pada Seminar “Pentingnya Peran Lingkungan Terhadap Antisipasi Dini Kekerasan Seksual Terhadap Anak” di Aula SMAN 2 Sangatta Utara, Rabu (13/12/17).

Pada seminar tersebut, LPA Kutim mendatangkan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Indonesia, Arist Merdeka Sirait. Yang diikuti sekitar 200 pelajar SMA dan SMP di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

Mariana mengungkapkan, Di Kutai Timur sendiri, setidaknya telah terdapat sebanyak 23 kasus kekerasan terhadap anak, tentu kita masih ingat kasus pemerkosaan  dan pembunuhan anak berusia lima tahun di Kecamatan Sangkulirang, kemudian kasus anak berusia 15 tahun di Kecematan Teluk Pandan, yang diperkosa oleh ayah kandungnya sendiri, bahkan hal tersebut sudah dilakukan sejak anak berusia 3 tahun, terakhir yang paling dekat kecamatan kita, yaitu Kecamatan Sangatta Selatan, anak berusia 12 tahun dan masih duduk dibangku kelas 6 SD, tega diperkosa oleh Bapak tirinya hingga pada kasus tersebut mencuat anak tersebut telah hamil 3 bulan.

Lebih lanjut Dia mengatakan, tentu masalah ini tidak bisa terus menerus dibiarkan, anak adalah aset yang harus kita jaga, anak adalah penerus dan pemegang tongkat kepemimpinan yang akan datang. Untuk itu kita sebagai orang dewasa perlu memikirkan, berkumpul bersama-sama, membangun  suata wadah yang bisa menjadi tempat dalam rangka melindungi anak-anak. Lembaga perlindungan Anak Kabupaten Kutai Timur adalah suatu Lembaga yang akan menjadi garda terdepan dalam penanganan, penyelesaian, serta pencegahan terhadap kasus kekerasan serta masalah perlindungan anak.

Lebih jauh, dipaparkan, dalam hal ni untuk meminimalisir dan pencegahan kekerasan terhadap anak memang sangat membutuhkan partisipasi dan kesadaran banyak pihak. Dalam UU no.35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, disana disebutkan siapa saja yang memiliki kewajiban untuk melakukan pemenuhan terhadap hak anak, yaitu negara, Pemerintah Daerah, Masyarakat dan Orang Tua. Maka sangat penting semua komponen tersebut bersatu dan membangun kesadaran yang sama pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak. Dengan demikian maka kekerasan terhadap anak akan dapat diminimalisir.

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments