Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Medsos Picu Tingginya Kekerasan Terhadap Anak Di Kutim

Medsos Picu Tingginya Kekerasan Terhadap Anak Di Kutim

(453 Views) Agustus 1, 2017 10:24 am | Published by | No comment

Sangatta – Lantaran diduga sering memanfaatkan media sosial dan internet sebagai sarana untuk mencari informasi, medsos di duga telah memicu tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kutim setiap tahunnya.

Kasus kekerasan terhadap anak di Kutim terus mengalami peningkatan, berdasarkan laporan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, peningkatan angka kekerasan terhadap anak di Kutim terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kutim, dr Aisyah menuturkan, hingga bulan Juli 2017 ini. Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kutim telah mencapai 34 kasus, angka ini telah melampaui kasus kekerasan terhadap anak pada tahun 2016 lalu yang mencapai 33 kasus.

Aisyah merinci, kekerasan terhadap anak yang terjadi dikutim, 80 persennya merupakan kekerasan seksual.  Kemudian disusul kasus anak sebagai pelaku dan disusul kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Berdasarkan data tersebut, Aisyah mengatakan, dapat dipetakan bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak, umumnya dilakukan rata-rata orang dekat korban. Lantaran di duga sering menggunakan media sosial atau internet sebagai objek, untuk melihat konten-konten yang  berbau pornografi.

Berkenaan dengan semakin masifnya kasus kekerasan terhadap anak di Kutim, Aisyah mengimbau agar masyarakat lebih peka dan proaktif dalam menekan tingginya kasus tersebut. Salah satunya memanfaatkan peran guru-guru di sekolah dan orang tua agar bisa memberikan penyadaran terhadap anak dengan cara melakukan komunikasi terbuka, artinya tidak menggurui tetapi memberikan solusi.

Voice Report : Reporter Wak Hedir

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments