Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Minim Anggaran, Dinas Kesehatan Kutai Timur Berhutang Rp8 miliar Pelunasan Tagihan Jamkesda    

Minim Anggaran, Dinas Kesehatan Kutai Timur Berhutang Rp8 miliar Pelunasan Tagihan Jamkesda    

(559 Views) Juli 15, 2015 7:31 am | Published by | No comment

Sangatta. Minimnya alokasi anggaran kesehatan yang diberikan Pemkab Kutim kepada Dinas Kesehatan Kutai Timur, diakui Kepala Dinas Kesehatan(Dinkes) Kutim dr Aisyah, cukup membuat Dinkes Kutim kerepotan terutama dalam menutup beberapa biaya operasional, biaya obat-obatan untuk puskesmas dan biaya jaminan kesehatan masyarakat. Bahkan diakui Aisyah, Dinkes Kutim kini memiliki hutang sekitar Rp8 miliar yang merupakan hutang tagihan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) tahun ini. Pemkab Kutim ternyata tahun ini hanya mengalokasikan anggaran Jamkesda sebesar Rp3,3 miliar padahal kebutuhan Jamkesda Kutim tiap tahunnya sekitar Rp21 miliar.

Tidak menutup mata bahwa memang setiap tahunnya Dinkes Kutim “gali lobang tutup lobang” dalam melakukan pembiayaan Jamkesda ini. Tagihan yang datang dari berbagai rumah sakit (RS) baik yang ada di Kaltim dan luar Kaltim termasuk tagihan rawat pasien yang masuk dari RSUD Kudungga Sangatta, tutur Aisyah saat ditemui di ruang kerjanya.

Lanjutnya, untuk Rumah Sakit yang ada di luar Kutai Timur, seperti RS Taman Husada Bontang, RSUD Abdul Wahab Syahrani (AWS) Samarinda, RS Kanuyoso Balikpapan hingga RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, pembayaran diupayakan dilakukan segera. Hal ini untuk menjaga nama baik serta tetap terjalinnya kerjasama antara Dinkes Kutim dengan beberapa Rumah Sakit tersebut. Sedangkan untuk RSUD Sangatta yang harus mau dijadikan “korban” untuk mengalah atau dibayarkan terakhir. Namun Aisyah sendiri belum bisa memastikan apakan hutang Jamkesda Rp8 miliar ini dapat terbayarkan tahun ini, karena belum ada kejelasan apakah pihaknya mendapatkan dana tambahan pada APBD Perubahan pertengahan tahun ini.

(voice)

Aisyah berharap ada perhatian lebih dari Pemkab Kutim dan DPRD Kutim dalam pemberian alokasi penganggaran Dinas Kesehatan ini. Mengingat sesuai instruksi pemerintah pusat bahwa dunia kesehatan harus mendapat alokasi anggaran minimal 10 persen dari APBD dimasing-masing daerah. Sedangkan untuk Dinas Kesehatan Kutai Timur tahun ini hanya mendapat alokasi anggaran 2,8 persen dari APBD Kutim dan kemungkinan besar tahun depan pun Dinkes Kutim tetap akan mendapatkan alokasi anggaran yang sama dengan anggaran tahun ini.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments