Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Murenbang Sangatta Utara, Camat sangatta Utara Minta di Tambah Anggaran 5-6 milyar

Murenbang Sangatta Utara, Camat sangatta Utara Minta di Tambah Anggaran 5-6 milyar

(988 Views) Februari 24, 2016 10:29 am | Published by | No comment

Sangatta- Musyawara Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan sudah mulai dilaksanakan mulai hari ini rabu (22/2) .Musrenbang  yang dilaksanakan kali ini berhubungan dengan kepemimpinan yang baru oleh Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur periode 2016-2021 Ismunandar dan Kasmidi Bulang. Agar pembangunan di Kutai Timur dapat singkron dengan visi dan misi yang dimiliki oleh Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur pembangunan dimulai dari bawah, yakni sekarang Desa membangun bukan membangun Desa sesuai dengan visi dan misi Bupati dan wakil Bupati  “Fokus dan Tuntas Mewujudkan Kemandirian Kutai Timur dengan Gerakan Pembangunan Desa Mandiri Terpadu (Gerbang Desa Madu).

 Berhubungan hal ini Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur terjun langsung kecamatan-Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur untuk mendengar langsung rencana pembangan apa yang benar-benar di butuhkan oleh masyarakat. Dalam pembagian tugasnya Bupati dan Wakil Bupati kutai Timur membagi tugas, Bupati Kutai Timur ke Kecamatan-Kecamatan yang ada di Daerah Pesisir sedang Wakil Bupati Kasmidi Bulang di Daerah pedalaman. Bupati Kutai Timur untuk pertama kalinya menghadiri Musrenbang di Kecamatan Sangatta Utara yang dilaksankan hari ini di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantaor Camat Sangatta Utara.

Camat Sangatt Utara Didi Herdiansyah  pada kesempatan tersebut dihadapan Bupati melaporkan kondisi teraktual Kecamatan Sangatta Utara. Didi mengatakan Sangatta Utara dengan luas 312 meter persegi lebih kurang satu setangah dari Kota Bontang yang merupakan pintu gerbang dari Kabupaten Kutai Timur, memiliki masalah komplek baik internal maupun eksternal.

Masalah internal kecamatan sangatta utara pertama adalah pemekaran desa yang sudah diusulkan tiga tahun yang lalu namun belum terealisasi, Dia menjelaskan kenapa ingin di mekarkan karena setiap ibu kota itu bukan Desa tetapi kelurahan. Kedua secara pelayanan publik kantor camat Sangatta Utara yang semestinya staf Kecamatan termasuk Camat persolia harusnya 63 orang kalau mengikuti pola A ditingkat Kota, namun sekarang personalia di Kecamatan Sangatta Utara hanya 43 orang kurang dan masih kekurang personalia 20 orang. Didi menegaskan bahwa hal ini juga sudah diusulakan tiga tahun yang lalu belum juga teralisasi. Tiga masalah anggaran, dengan jumlah penduduk yang 317 ribu dengan pelayanan administrasi terpadu tingkat Kecamatan, Didi mengungkapkan sudah selama tiga tahun anggran Kecamatan Sangatta Utara sama dengan Kecamatan Pedalaman dan Pesisir yaitu 1,5 milyar pertahun dengan jumlah penduduk yang lebih besar dari Kecamatan lainnya. Pada kesempatan itu Dia memohon agar anggaran dapat di tambah menjadi  5-6 milyar pertahun.

Voice..

Selanjutnya Didi Herdiansyah menuturkan terkait dengan ada UU no.32 revisi UU no. 75 ditambah lagi dengan PP 19 tentang Kecamatan bisa tambah lagi dengan Perbub Bupati. Kecamatan Sangatta Utara dikatakan Didi mengambang,  selanjutnya Ia menanyakan apakah Kecamtan itu sebagai SKPD atau UPTD.

karena dengan status mengambang ini fungsi camat, Sekretaris, Kasi, dan Kasubag masih mengacu pada perbub tentang Kecamatan tahun 2002. Dia menegaskan bahwa hal ini sudah tidak relevan lagi dengan pelayan kepada masyarakat 2016 sampai dengan kedepan.

Selain itu Didi juga menyampaikan permasalah lainnya yaitu kurangnya sinkronisasi program, banyak program tidak singkron dengan  antar SKPD, UPTD alhasil  ini juga menyulitkan pihaknya dilapangan. Didi Herdiansyah berharap dengan adanya Musrenbang ini program top door atau button up itu harus singkron dengan keadaan Sangatta Utara.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments