Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Operasi Barang Kadaluarsa, Disperindag Kutim Temukan 8 Dus Barang Kadaluarsa

Operasi Barang Kadaluarsa, Disperindag Kutim Temukan 8 Dus Barang Kadaluarsa

(422 Views) Juni 6, 2016 5:46 am | Published by | No comment

Sangatta – Menjelang Ramadhan Dinas Perdaganagan dan Perindustrian  (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur, melakukan sidak atau operasi terhadap barang-barang kadaruarsa ditempat-tempat perbelanjaan, seperti mini market, tokoh-tokoh dan tempat penjualan lainnya. Kegaiatan tersebut rutin dilakukan Disperindag setiap tahunnya, agar masyarakat terhindar untuk mengkonsumsi barang atau makanan/minuman yang sudah kadaluarsa. Dari pedagang-pedagang nakal yang ingin menghabiskan stok barang-barangnya digudang sehingga masih menjualkan barang-barang tidal layak edar atau kadaluarsa.

Sekretaris Disperindag Kutim, Sumardani ditemui usai Rapat Koordinasi Bupati dan Wakil Bupati beserta seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Kutim, diruang Meranti Kantor Bupati, Senin (6/6) mengungkapkan bahwa Disperindag Kutim telah melaksanakan Sidak pertama mulai tanggal 30-31 Mei 2016, telah menemuhkan beberapa barang kadaluarsa. Dikatakan, pihaknya  tidak melakukan penyitaan barang tersebut namun  hanya memberikan binaan atau peringatan kepada para pedagang supaya menyinggirkan atau tidak menjual barang-barang yang sudah tidak layak edar. Selanjutnya, Sidak Kedua yang dilaksanakan pada tanggal 2-3 Juni 2016  secara gabungan antara Disperindag Kutim dengan Polres Kutim, Kodim, Polsek dan  Satpol PP, ditemukan sebanyak delapan (8) barang kadarluarsa. Dijelaskan Sumardani barang tersebut sudah diamankan dikantor Disperindag.

Voice Sekretaris Disperindag Sumardani

Lebih lanjut, Sumardani menambahkan sidak berikutnya akan dilaksankan pada H-7 sebelum Lebaran akan digelar sidk gabungan kembali, dan jika ditemukan maka barang-barang kadarluasa akan dimusnakan 14 hari setelah pengamanan terhadap barang-barang kadaluarsa tersebut.

Selain itu, dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin lansung Wakil Bupati Kasmidi Bulang tersebut,  Sumardani, juga melaporkan perubahan harga menjelang Bulan Ramadhan. Beberapa bahan makanan yang mengalami perubahan harga diantaranya gula pasir Rp.13.500 minggu lalu, menjadi Rp.16.500, minyak goreng Rp.15.500 menjadi Rp.17.500, Ayam Boiler Rp.34.000 menjadi Rp.35.000 per/kg, Cabe Rp.80.000 menjadi Rp.60.000, Bawang Merah Rp.55.000, Bawang Putih Rp.45.000, Bawang Prei Rp.17.000 menjadi Rp.35.000, Wortel Rp.16.000 menjadi Rp.39.000, Wortel Import Rp.35.000 menjadi Rp.36.000 dan Tomat Rp.12.000 menjadi Rp.14.000.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments