Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pelayanan Posko Kesehatan Ditutup, 30.560 Orang Terdata Sudah Vaksin Difteri

Pelayanan Posko Kesehatan Ditutup, 30.560 Orang Terdata Sudah Vaksin Difteri

(458 Views) Januari 29, 2018 5:10 pm | Published by | No comment

Sangatta – Berlangsung selama dua belas hari sejak 15 Januari lalu di Posko Kesehatan, Puskesmas, Posyandu dan Sekolah, pelaksanaan imunisasi massal Difteri akhirnya dihentikan di Posko Kesehatan, sebanyak tiga puluh ribu lima ratus enam puluh masyarakat, sudah terdata mendapatkan Vaksin tersebut. Meski pelayanan imunisasi difteri sudah dihentikan di Posko Kesehatan, namun Imunisasi Difteri masih dapat diperoleh di pos pelayanan kesehatan lainnya.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kutai Timur Dr. Yuwana Sri Kurniawati mengatakan, , pelayanan imunisasi difteri tetap berjalan, hanya saja dilaksanakan di Puskesmas, Posyandu dan sekolah. Tidak hanya bayi dan balita yang dapat imunisasi difteri di Posyandu, namun masyarakat yang berusia dibawah maupun sampai dengan 19 tahun juga bisa mendatangi posyandu untuk mendapatkan vaksin tersebut.

Sedangkan untuk target lima puluh ribu warga dibawah usia 19 tahun, yang diharapkan mendapat vaksin difteri, menurut Dr. Yuana akan tetap dapat terpehnuhi, karena pelaksanaan di sekolah-sekolah dan posyandu terus berjalan. Ada beberapa sekolah yang sudah dijadwalkan imunisasi, namun tidak jadi dilangsungkan dikarenakan banyak dari siswanya yang melakukan praktek kerja lapangan (PKL), sehingga jadwal imunisasi dijadwalkan ulang.

Lebih lanjut Dr. Yuana menyampaikan, untuk stok imunisasi, sampai saat ini masih terhitung aman, walaupun ada beberapa saat kekosongan, namun stok terus didistribusikan dari Provinsi meski jumlahnya tidak banyak. Untuk stok yang sering mengalami kekosongan yakni stok vaksin untuk usia 5-7 tahun.

Voice : Khusnul Khotimah

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments