Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pemerintah Kutim Minta Pakar Kaji Rencana Eksploitasi Semen di Kawasan Kars Bengalon

Pemerintah Kutim Minta Pakar Kaji Rencana Eksploitasi Semen di Kawasan Kars Bengalon

(529 Views) September 13, 2016 10:15 am | Published by | No comment

Sangatta. Pemerintah Kutai Timur akan mengkaji ulang rencana pembangunan pabrik semen yang diusulkan PT Bengalon Limestone, yang merupakan bagian dari Gopeksindo Semen Grup. Pasalnya, pabrik semen yang seharusnya sudah mulai dibangun pada tahun 2012 silam, tertunda pengerjaannya akibat wilayah eksploitasi PT Bangalon Limestone yang membentang dari Desa Sekrat Kecamatan Bengalon hingga Kecamatan Kaliorang ini termasuk dalam kawasan konservasi wilayah kars dilindungi yang ditetapkan dalam Peraturan Gubernur (Pergup) Kaltim pada tahun 2012 lalu.

Menurut Bupati Kutai Timur Ismunandar, izin yang dimiliki PT Bengalon Limestone ini memang sudah ada sejak tahun 2007 atau lima tahun sebelum Pergub Kaltim tentang Kawasan Konservasi Kars tersebut diterbitkan. Terlebih kini luas kawasan yang diijinkan untuk digarap hanya seluas 1.100 hektar dari luasan izin awal lebih dari 20.000 hektar. Serta kini posisinya hanya di pinggiran pegunungan kars.

Lanjut Ismu, untuk itu dirinya akan meminta kajian oleh pada pakar dan ahli yang membidangi masalah kars. Apakah kawasan seluas 1.100 hektar kars yang boleh digarap tersebut benar-benar masuk dalam kawasan ekonomi atau masih masuk dalam kawasan konservasi kars yang dilindungi. Kajian ini sangatlah penting karena hasilnya nanti akan menjadi dasar pegangan pemerintah Kutim dalam mengeluarkan kebijakan. Sehingga pemerintah Kutim akan sangat berhati-hati dalam mengambil kebijakan agar kedepannya tidak menimbulkan permasalahan baru. Terlebih pemerintah Kutim juga tidak menginginkan jika seluruh kawasan kars yang ada di wilayah tersebut diekploitasi besar-besaran. Tentunya akan mengganggu keberlangsungan ekosistem lingkungan yang ada di wilayah tersebut.

Dikatakan, tentunya pemerintah Kutim tidak menutup peluang bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di Kutai Timur. Terlebih dengan adanya pabrik semen di Kutim tentu selain akan memberikan pemasukan bagi daerah Kutai Timur juga akan memperkecil biaya yang dikeluarkan masyarakat Kaltim dalam memenuhi kebutuhan semen dalam daerah. Karena selama ini kebutuhan semen Kaltim dipasok dari pulau Sulawesi dan Jawa. Tentunya ongkos untuk mendatangkannya sangatlah mahal. Dengan adanya pabrik semen di Kutim maka biaya angkut akan lebih ringan dan harga semen juga tentu lebih murah. Sehingga tidak menjadi alasan jika hasil kajian para pakar nantinya menyimpulkan bahwa kawasan kars bengalon yang masuk dalam areal APL PT Bengalon Limestone ini merupakan area ekonomi, tentu pemerintah Kutim akan merekondasikan perizinan pembangunan pabrik semen di kawasan tersebut.

(Voice : Bupati – Kaji Eksploitasi Kars)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments