Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pemerintah Kutim Targetkan 90 Persen Masyarakat Kutim Menikmati Layanan Listrik di Tahun 2018 Mendatang

Pemerintah Kutim Targetkan 90 Persen Masyarakat Kutim Menikmati Layanan Listrik di Tahun 2018 Mendatang

(412 Views) Agustus 22, 2016 8:47 am | Published by | No comment

Sangatta. Target pemerintah Kutai Timur dalam pemenuhan listrik masyarakat terus dilakukan. Segala upaya memenuhi kebutuhan listrik masyarakat terus diupayakan dari berbagai sumber energi, termasuk energi terbarukan. Mulai dari upaya penambahan jaringan listrik melalui Perusahaan Listrik Negara (PLN), menggandeng pihak swasta dalam hal ini perusahaan sawit dan tambang yang ada di Kutim untuk membagi kelebihan daya listrik yang ada di perusahaan mereka kepada masyarakat sekitar, hingga pemanfaatan listrik tenaga surya atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal.

Plt Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kutai Timur, Aji Wijaya Effendi menuturkan bahwa target pemerintah Kutim dalam pemenuhan listrik masyarakat Kutai Timur pada tahun 2018 mendatang adalah 90 persen masyarakat Kutim sudah menikmati layanan listrik. Sementara kini sudah 72 persen masyarakat Kutim telah menikmati aliran listrik, walaupun dari berbagai sumber daya listrik dan sebagian ada yang belum 24 jam teraliri listrik.

Lanjutnya, pada tahun 2018 mendatang rencananya PLN akan menambah daya sebesar 30 mega watt melalui sektor mahakam. Namun daya ini hanya untuk wilayah Sangatta dan tidak mencakup kecamatan lainnya. Untuk itu, pemerintah Kutim berupaya memenuhi kebutuhan listrik khususnya bagi masyarakat yang ada di wilayah pesisir dan pedalaman dengan menggunakan listrik tenaga surya komunal. Upaya ini dilakukan karena permasalahan akses yang terlalu jauh dan sulit terjangkau jaringan PLN.

Seperti di Kecamatan Sandaran, yang saat ini tengah dilakukan studi kelayakan PLTS Komunal untuk 4 desa, yang akan dibangunkan langsung oleh pemerintah provinsi Kaltim. Sementara di beberapa Kecamatan lainnya seperti Telen dan Busang, masih dalam tahap perencanaan. Sementara untuk Kecamatan Muara Wahau, hanya tingga dua desa yang belum teraliri listrik yakni desa Long Wehea dan desa Jak Luwai.

 (Voice : Aji Wijaya Effendi – Listrik Masyarakat)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments