Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pemkab Dukung Kembangkan Perkebunan Kebun Sawit Kemitraan

Pemkab Dukung Kembangkan Perkebunan Kebun Sawit Kemitraan

(1024 Views) Juli 6, 2015 11:59 am | Published by | 3 Comments

SANGATTA – Sebagai upaya meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat transmigrasi di Kecamatan Bengalon, Pemkab Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengupayakan langkah kerjasama antara masyarakat dengan pihak swasta, khususnya pengembangan perkebunan kelapa sawit. Karena kerjasama terkait dengan program perkebunan plasma kemitraan, maka penyerahan sertifikat lahan transmigrasi dibutuhkan oleh pihak koperasi untuk memuluskan kerjasama dimaksud.
sehubungan hal itu Pemkab lantas memfasilitasi penyerahan sertifikat untuk dijadikan dasar kerjasama tersebut. penyerahan ratusan sertifikat dilakukan di Ruang Tempudau Kantor Bupati Kutim. Dihadiri Sekretaris Kabupaten Ismunandar, Asisten Pemerintahan Syafruddin, Wakapolres Kompol Ahmad Fanani, Kepala Disnakertrans Abdullah Fauzie, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Husaini, serta perwakilan pihak Kecamatan dan Kepala Desa Tepian Baru Bengalon. Adapun dari pihak swasta, hadir perwakilan dari Anugrah Energi Tama, Ketua Koperasi Perkebunan Prima Utama (KPPU).
Kadisnakertrans Abdullah Fauzie, mengatakan sertifikat lahan yang diserahkan pada pihak Koperasi sebanyak 271 buah. Hal ini telah melalui proses yang disepakati bersama antara masyarakat dan perwakilan desa Tepian Baru. Sehingga Warga SP VII yang berada di kecamatan Bengalon kemudian dapat merasakan bagi hasil manfaat dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah bersama dengan pihak swasta dalam hal memanfaatkan lahan transmigrasi agar memiliki daya guna dan manfaat tinggi.
Dikatakan Fauzie, mufakat ini merupakan bentuk penghargaan yang luar biasa. Karena tanpa adanya surat itu kami agak sulit melangkah untuk memberdayakan, lahan transmigrasi bagi kesejahteraan warga transmigrasi itu sendiri. Sertifikat transmigrasi sangat berbeda dengan sertifikat tanah pada umumnya. Untuk sertifikat lahan transmigrasi harus dibubuhi tandatangan Kepala Badan Pertanahan Nasional dibubuhi Cap Merah. Dimana jelas jika sertifikat lahan transmigrasi tidak dapat dipindah tangankan pada orang lain selama 20 tahun, namun untuk pengelolaan seperti yang kita lakukan dalam mensejahterakan masyarakat dapat dilakukan. Sehingga prosesnya tidak main-main, karena dari tingkatan bawah hingga atas ada koordinasi jelas dan terpantau.
Perlu diketahui jika sertifikat lahan usaha II transmigrasi SP VII Tepian Langsat, yang saat ini masuk dalam wilayah Desa tepian baru Kecamatan Bengalon. Penyerahan sertifikat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Surat Kementerian Desa Pembangunan Tertinggal dan Transmigrasi. SK bernomor: B.306/PKP2Trans/V2015, dinyatakan peruntukkannya sebagai lahan transmigrasi yang kemudian dimaksudkan untuk meningkatkan ekonomi warga trans dilokasi tersebut. Sehingga Koperasi Perkebunan prima Utama (KPPU) diserahi sertifikat lahan transmigrasi, untuk dikerjasamakan dengan pihak lain dalam rangka pembangunan perkebunan kelapa sawit kemitraan sebagai plasma.
sertifikat (1)Sekretaris Daerah Ismunandar melihat progres yang dilakukan antara masyarakat dengan pihak swasta yang di fasilitasi pemerintah, sebagai sesuau yang baik. Untuk itu Sekkb mengimbau, kepada seluruh SKPD agar selalu berkomunikasi dengan instansi terkait dalam berbagai hal yang berkaitan dengan kebijakan masyarakat luas. Terus lakukan koordinasi dengan berbagai pihak yang berkepentingan, baik itu yang berada di pusat hingga ke tingkatan masyarakat. Agar di kemudian hari, jika ada kendala dapat diselesaikan sebaik-baiknya serta tidak berlarut-larut.
Sekda juga meminta agar pihak Koperasi dterus memberikan dan menyampaikan informasi yang lengkap terhadap anggota seluruh anggota koperasi, yang dalam hal ini adalah warga transmigrasi. Dengan demikian terjadi pola pembinaan berkaitan kemitraan sebagai plasma perkebunan kelapa sawit, sehingga dapat memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Kutim. Pembangunan daerah kita bertumpu pada agribisnis, sehingga dengan menyadari visi tersebut. Maka diharapkan kita semua langsung memahami jika agribisnis menjadi sektor utama dalam mewujudkan kemandirian dan dan kesejahteraan masyarakat.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

3 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments