Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » PEMKAB KUTIM CANANGKAN SUMUR BOR CEGAH KEKERINGAN

PEMKAB KUTIM CANANGKAN SUMUR BOR CEGAH KEKERINGAN

(459 Views) Mei 2, 2016 2:30 pm | Published by | No comment

SANGATTA –  Kemarau panjang yang terjadi di tahun 2015 lalu membuat banyak kendala di masyarakat, banyaknya kebakaran lahan dan kegagalan panen baik padi maupun semua jenis tanaman lain masih memiliki dampak di tahun ini. Selain itu sampai dengan saat ini musim kering masih belum sepenuhnya berlalu di beberapa kecamatan, hal tersebut memiliki dampak besar dalam pembangunan pertanian dan perkebunan di Kutai Timur. Bendungan yang dimiliki di kecamatan yang seharusnya dapat memberikan persediaan air namun ikut mengalami kekeringan sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan air pertanian. Seperti bendungan yang berda di Kecamtan Longmasangat dan Kaubun bendungan yang sedianya dapat mengairi 1500 hektar sawah saat ini hanya bisa mengairi 200 hektar bahkan hanya bisa digunankan untuk  menanam di 27 hektar sawah. Untuk itu dalam rangka memenuhi kebutuhan swasembada pangan di Kutai Timur, pemerintah akan membahas secara khusus masalah-masalah kekeringan tersebut dalam rapat bersama instansi terkait besok(3/5).

Menurut Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang yang ditemui usai coffee morning pagi tadi(2/5) mengatakan, Pemerintah harus belajar dari kegagalan tahun ini,  untuk antisipasi kekurangan air, di daerah-daerah yang kekeringan akan ada sumur bor dengan menginventarisir semua kecamatan yang mengalami kekeringan yang selanjutnya akan dibangun sumur bor di setiap kecamatan tersebut.

Kemarau merupakan kejadian alam yang memang tidak dapat dihindari namun untuk menghindari bencana yang sama di tahun selanjutnya, pemerintah kutai timur akan mencari solusi bersama untuk bencana yang ditimbulkan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments