Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pemkab Kutim Minta Penambahan Institusi Penerima Wajib Lapor Narkoba di Wilayah Pelosok Kutai Timur

Pemkab Kutim Minta Penambahan Institusi Penerima Wajib Lapor Narkoba di Wilayah Pelosok Kutai Timur

(548 Views) April 16, 2015 9:04 am | Published by | No comment

Sangatta. Menghadapi permasalahan narkoba yang mulai sangat meresahkan di Kutai Timur, Pemkab Kutim kini berusaha agar pembentukan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dapat segera dilakukan di setiap Puskesmas,bukan hanya di 3 Puskesmas kecamatan yang sudah mendapatkan penunjukan IPWL yakni Puskesmas Teluk Lingga Sangatta Utara, Puskesmas Muara Wahau dan Puskesmas Kongbeng. Namun denga kondisi parahnya peredaran narkoba hingga kepelosok Kutim, diharapkan Puskesmas lainnya pun segera dibentuk IPWL. Demikian disampaikan Plt Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman.

Kepada awak media dijelaskan, pada akhir 2014 sudah ada 3 Puskesmas di Kutim yang sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) menjadi IPWL. Namun pada tahun ini diharapkan seluruh puskesmas di Kutim bisa ditetapkan menjadi IPWL juga. IPWL ini nantinya akan melakukan rawat jalan kepada pengguna narkoba yang secara sukarela melaporkan dirinya kepada Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutim maupun langsung ke IPWL sendiri. Selama pengguna tersebut baru diketahui dari hasil screening merupakan pecandi ringan maka akan dilakukan pengobatan rawat jalan untuk mengurangi hingga menyembuhkan ketergantungannnya terhadap narkoba. Namun jika diketahui merupakan pecandu berat, maka BNK akan mengirim pecandu narkoba ini ke Panti Rehab Narkoba di Samarinda.

Terkait rencana penambahan IPWL, Ardiansyah mengaku pada awalnya telah mengusulkan 8 Puskesmas di Kutim untuk menjadi IPWL. Walaupun memang diakui sebenarnya Kutim masih kekurangan tenaga medis yang mumpuni dalam penanganan korban narkoba. Namun pihak Kemenkes sudah meminta Pemkab Kutim untuk segera mengirimkan 10 dokter dan 10 perawat yang akan dilatih sebagai tenaga khusus IPWL. Tentunya dengan sepulangnya 20 tenaga medis ini, diharapkan segera ada IPWL baru di pelosok Kutim lainnya. Hal ini juga sejalan dengan program Badan Narkotika Nasional yang menargetkan 100.000 rehabilitasi pecandu narkoba.

(voice)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments