Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pemkab Kutim Pastikan Tak Berikan Santunan Bagi Penghuni Kampung Kajang Jilid 2

Pemkab Kutim Pastikan Tak Berikan Santunan Bagi Penghuni Kampung Kajang Jilid 2

(530 Views) November 18, 2015 5:35 am | Published by | No comment

Sangatta. Pemerintah Kutim akan serius menyelesaikan permasalahn penyakit masyarakat termasuk prostitusi Kampung Kajang Kecamatan Sangatta Selatan, yang saat ini kembali mencuat. Setelah ditutup pada 15 Desember 2014 lalu, ternyata praktek prostitusi ini kembali beroperasi di lokalisasi yang sama, walaupun masih terselubung. Dari hasil laporan Camat Sangatta Selatan Isnani Trikorawati, saat ini sudah ada 12 kafe remang-remang yang tidak hanya menyediakan hiburan bagi pengunjungnya tetapi disinyalir juga menyediakan wanita penjaja seks bagi para pria hidung belang.

Menurut Assisten Kesra Kutim Mugeni, dirinya yang pernah menjadi ketua pelaksana penutupan lokalisasi Kampung Kajang, akan kembali mengkoordinasikan kepada Satpol PP dan aparat keamanan terkait seperti Polres Kutim dan Kodim 0909/SGT, untuk melakukan penertiban terhadap kafe remang-remang di lokalisasi Kampung Kajang ini. Hal ini dilakukan untuk mencegah Kampung Kajang jilid 2 beroperasi kembali.

Lanjutnya, sesuai instruksi Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, untuk penertiban Kampung Kajang kali ini, Pemkab Kutim akan meratakan dengan tanah semua wisma-wisma yang ada dan kini digunakan sebagai kafe remang-remang. Tentunya hal ini dilakukan setelah adanya kesepakatan dengan para pemilik wisma dalam hal ganti rugi bangunan. Sedangkan tanah atau lahan yang ada di lokalisasi tersebut tidak bermasalah karena masih berstatus tanah milik negara.

Lebih jauh Mugeni mengatakan, jika nantinya diketahui bahwa wanita tuna susila (WTS) yang beroperasi kembali di Kampung Kajang ini merupakan pemain lama, maka Pemkab Kutim akan menyeret mereka ke jalur hukum karena telah memiliki perjanjian tertulis dengan Pemkab Kutim tatkala pemberian uang santunan sebesar Rp10 juta pada proses penutupan kampung kajang jilid 1. Sementara bagi wajah-wajah baru, dipastikan Pemkab Kutim tidak akan memberikan santunan serupiah pun karena Pemkab Kutim sudah memiliki dasar hukum kuat yakni Peraturan Bupati (Perbup) Kutai Timur tentang penutupan lokalisasi dan prostitusi di seluruh Kabupaten Kutai Timur.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments