Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Plt Bupati Buka Sosialisasi SKD Sebagai Upaya Standarkan Pelayanan Kesehatan

Plt Bupati Buka Sosialisasi SKD Sebagai Upaya Standarkan Pelayanan Kesehatan

(1245 Views) April 7, 2015 10:46 pm | Published by | 1 Comment

SANGATTA- Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menginstruksikan output sistem kesehatan daerah (SKD) harus disusun secara sistematis dan terintegrasi. Diselenggarakan oleh seluruh stakeholder secara terpadu dan berkesinambungan guna menjamin terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sekaligus sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang produktif secara ekonomi dan sosial.
skd1“SKD harus disusun secara sistematis dan terintegrasi dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, termasuk swasta yang secara terpadu harus menyiapkan sumber daya kesehatan dalam segala bentuk. Baik itu anggaran, tenaga, peralatan, farmasi dan informasi kesehatan. Bukan hanya itu SKD harus mampu menjangkau masyarakat banyak terutama di pedalaman,sehingga mampu mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya,” ujar Ardiansyah saat menghadiri kegiatan sosialisasi penyusunan SKD di Gedung Wanita Bukit Pelangi, Selasa (7/ kemarin.
Selain itu masyarakat juga harus diedukasi agar memahami bagaimana pentingnya kesehatan sebagai investasi yang sangat berharga dalam hidup ini. Ardiansyah berpendapat perilaku hidup sehat mestinya menjadi budaya bagi tiap individu. Sehingga masyarakat bisa produktif secara ekonomi dan sosial. Dia berharap SKD ini dapat menjembatani praktisi kesehatan dengan tetap mengutamakan prinsip kemanusiaan dan kode etik kedokteran.
Sebelumya kepala Dinas Kesehatan (Diskes), dr Aisyah mengatakan bahwa penyusunan SKD ini diupayakan menjadi peraturan daerah (Perda). Sehingga nantinya dapat menjadi landasan formal bagi pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi seluruh instansi terkait di bidang kesehatan. Karena pelayanan kesehatan bersifat holistik bukan imparsial mulai dari hulu sampai ke hilir. menurutnya Diskes tidak akan mampu menangani seluruh persoalan kesehatan. Karena banyak faktor yang mempengaruhi, diantaranya faktor genetik, budaya, tingkat pendidikan, gaya hidup (life style), akses informasi, transportasi serta sanitasi lingkungan.
Dinas Kesehatan akan menyusun SKD yang akan menjadi acuan dasar bagi sistem pelayanan kesehatan didaerah ini. Tentunya dengan berpedoman pada Undang-Undang Kesehatan dan Sistem Kesehatan Nasional (SKN). Diharapkan dengan adanya SKD ini standar pelayanan kesehatan bisa mempermudah akses masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang bermutu, aman dan terjangkau. Sosialisasi SKD ini menghadirkan narasumber Dr Syahrir A Pasinringi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin yang diikuti oleh perwakilan SKPD terkait bidang kesehatan. (hms4)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments