Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » PP TERBARU BELUM TERBIT, KUTARA MASIH MENUNGGU PROSES

PP TERBARU BELUM TERBIT, KUTARA MASIH MENUNGGU PROSES

(439 Views) September 3, 2016 1:45 pm | Published by | 1 Comment

Sangatta – Pemekaran Kutai Utara yang sudah menjadi harapan dari masyarakat di delapan Kecamatan masih belum dapat diproses dikarenakan masih belum terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) yang saat ini tengah digodok Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Menurut  Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang, yang sekaligus sebagai Ketua Tim Pemekaran Kutara yang ditemui saat kunjungan ke Kemendagri bersama dengan Bupati Kutai Timur Ismunandar pada Rabu (31/8) Kemarin mengatakan, pemekaran Kutara berada pada nomor urut 77 dari 232 daerah yang menunggu pemerakaran. Pemekaran Kutara sampai dengan saat ini masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) yang saat ini dalam proses pembahasan. Menurutnya segala proses yang sudah dilakukan selama ini sudah menjadi kajian namun dengan keluarnya PP yang baru maka akan ditinjau ulang dan disesuaikan dengan PP tersebut.

Lebih lanjut dirinya mengatakan pemekaran Kutara jika merujuk pada Peraturan Pemerintah yang lalu yakni PP 78 mengenai Pemekaran Daerah dirasa sudah siap namun dengan PP terbaru maka harus dilihat kembali dan menyesuaikan dengan peraturan tersebut.

Sampai dengan saat ini pemerintah Kabupaten Kutai Timur tetap berkomitmen untuk menjaga semangat demi terwujudnya pemekaran Kutara untuk itu Kasmidi menghimbau masyarakat untuk tetap solid untuk mendukung pemekaran tersebut dan jangan termakan isu dan informasi dari luar yang menyesatkan dan membuat perpecahan di masyarakat.

Dalam kunjungan kerja tersebut juga diikuti delapan Camat dari delapan kecamatan yang tergabung dalam pemekaran Kutara.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments