Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » PSSI Kutim Programkan Pelatihan Pelatih Lokal

PSSI Kutim Programkan Pelatihan Pelatih Lokal

(529 Views) April 29, 2015 11:38 am | Published by | No comment

SANGATTA. Kendati Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di pusat sedang dibekukan dan menyebabkan tersendatnya penyelenggaraan kompetisi. Namun Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Kutim akan tetap melaksanakan beberapa program pembinaan. Kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini adalah program pelatihan bagi pelatih local.
“Tujuannya tak lain untuk meningkatkan mutu pelatih sepak bola didaerah. Program pelatihan bagi pelatih lokal ini rencananya akan diadakan pada bulan Mei 2015. Dengan mendatangkan instruktur Indra safrie yang saat ini menjadi Pelatih Kepala Bali Borneo FC,” jelas Ketua Umum Pengcab PSSI Kutim Ismunandar, belum lama ini.
Terkait program ini, Pengcab PSSI Kutim akan berkoordinasi dengan PSSI Pusat. Menurut Ismunandar yang juga Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutim, Indra Safrie sudah pernah datang menjadi instruktur pelatih. Oleh karena itu dirinya berharap PSSI mengijinkan pelatih tersebut kembali menjadi instruktur pelatihan pelatih kali ini. Pelatihan bagi pelatih ini menurut Ismu, sapaan akrab Ismuandar, sangat penting bagi pengembangan kepelatihan dan olahraga sepakbola secara umum. Karena tujuannya yakni meningkatkan sumber daya manusia (SDM) menjadi lebih baik dan pelatih memiliki sertifikat yang dikeluarkan PSSI.
Ismunandar (2)“Beberapa pelatih yang saat ini ditempatkan di kecamatan-kecamatan di Kutai Timur, merupakan hasil pelatihan yang diselenggarakan Pengcab PSSI Kutim,” katanya.
Untuk program pelatihan pelatih ini nantinya direncanakan diikuti oleh sebanyak 36 orang calon pelatih. Setelah pelatihan, nantinya para pelatih akan ditempatkan di 18 Kecamatan Se-Kutim. Setiap kecamatan akan mendapat distribusi dua pelatih. Sebagai upaya meningkatkan kualitas kompetisi sepabola agar menjadi semakin baik , teratur dan lebih maju. Diluar program dimaksud, Pengcab PSSI Kutim juga tetap melaksanakan program pencarian bakat muda pemain sepakbola strategi yang berbeda. Kalau sebelumnya kompetisi dilakukan dengan turnamen Bupati Cup, maka kedepannya akan dilaksanakan dengan turnamen sistem perzona dan kemudian juaranya akan dipertemukan ditingkat kabupaten. Menurutnya system ini akan lebih efesien dari sisi waktu dan biaya.(hms6)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments