Menu Click to open Menus
Home » Pemerintahan » Punya Hak Suara, Disduk Capil Sambangi Napi Di Lapas Untuk Perekaman E-KTP

Punya Hak Suara, Disduk Capil Sambangi Napi Di Lapas Untuk Perekaman E-KTP

(475 Views) April 17, 2018 2:50 pm | Published by | No comment

Kepala Disdukcapil Saat Mengikuti Coffee Morning(Foto: Khusnul Khotimah)

Sangatta– Meski mengalami persoalan hukum, sejumlah Narapidana (Napi) yang berasal dari Kutai Timur, dan sedang mendekam di Lapas Bontang tetap dapat memberikan hak suara pada Pemilihan Gubernur Kaltim tahun ini, termasuk bagi mereka yang sampai saat ini masih belum memiliki KTP-EL, karena Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur langsung menyambangi mereka dan melakukan perekaman di lapas.

Kepala Disdukcapil Kutai Timur, Djanuar Harlian menjelaskan, untuk pelaksanaan demokrasi yang akan berlangsung, Disdukcapil sudah melakukan verivikasi terhadap data yang diberikan KPU, mengenai Napi dari Kutai Timur, yang saat ini berada di Lapas Bontang. Menurutnya untuk warga Kutai Timur yang berada di lapas, dan belum melakukan perekaman KTP-EL, akan diberikan pelayanan langsung ke Lapas, karena KTP-EL merupakan syarat wajib bagi pemilih untuk ikut memberikan hak suaranya.

Dari data yang diberikan KPU, Januar menjelaskan ada sebanyak empat ratus dua puluh tujuh Napi dari Kutai Timur yang berada di Lapas Bontang, setelah diverivikasi, seratus delapan puluh enam diantaranya tidak ditemukan datanya, kemungkinan bukan warga Kutai Timur, sedangkan yang sudah melakukan pencetakan KTP-EL sebelumnya, terdata seratus dua puluh tujuh orang, sesuai dengan instruksi KPU Provinsi Kaltim, seluruh Napi yang sudah pernah mencetak KTP-EL, maka diberikan surat keterangan.

Januar menambahkan, Tim-nya sudah melakukan perekaman di Lapas pada Kamis, 13 April lalu, dari jumlah yang belum melakukan perekaman sebanyak delapan puluh tiga orang, namun hanya lima puluh Sembilan orang diantaranya yang melakukan perekaman, ada satu orang yang memang tidak mau melakukan perekaman, sementara sisanya memang sudah tidak ada lagi di Lapas Bontang, kemungkinan sudah dipindahkan atau sudah selesai masa tahanannya.

Selain untuk urusan Pilgub, KTP-EL bagi para Napi dinilai penting, karena juga dapat digunakan untuk pengurusan dokumen lain, seperti BPJS Kesehatan, sehingga jika ada dari Napi yang sakit maka dapat menggunakan jaminan kesehatan tersebut.

Voice : Khusnul Khotima

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments