Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » RPD Kutim Akan Gelar Pelatihan Jurnalistik, Guna Meningkatkan Kualitas Berita Radio

RPD Kutim Akan Gelar Pelatihan Jurnalistik, Guna Meningkatkan Kualitas Berita Radio

(405 Views) September 14, 2016 8:33 am | Published by | No comment

Sangatta – Radio Pemerintah Daerah (RPD) Kutim merupakan salah satu bagian dari Pemetintah Daerah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), mempunyai kewajiban untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat luas di Kutim. Tugas pokok utama RPD Kutim yakin menyebarluaskan informasi pembangunan-pembangunan di Kabupaten Kutai Timur. Hal tersebut diungkapkan Kepada UPTD RPD Kutim Agus Purnama, pada pengarahan tentang Kepenyiaran dan Peserta Pelatihan Jurnalistik Radio dengan radio-radio yang ada di Sangatta, di Aula Dishubkominfo Kutim, Rabu (14/9/16).

Agus menjelaskan, Radio – Radio di Sangatta sengaja diundang unuk memberikan pengarahan terkait akan dilaksanakannya pelatihan Jurnalistik tersebut. Dirinya mengharapakan adanya kerjasama yang baik dengan Radio – Radio yang ada di Kutim serta ada pertemuan selanjutnya dengan radio – radio untuk mambahas lebih lanjut bagaimana menyebarluaskan informasi yang baik kepada masyarakat.

Lebih jauh, Agus menambahkan bahwa dirinya mengharapkan pelatihan Jurnalistik yang akan diselenggarakan pada 4 Oktober 2016 dapat diikuti oleh radio-radio yang ada di Kutai Timur sehingga kedepannya akan ada tolak ukur  bagi radio – radio di Kalimantan Timur bagaimana penyajian berita – berita radio yang baik. Untuk selama ini, dirinya terus berkoordinasi dengan RRI Samarinda dan RRI Banjarmasin dalam penyajian berita yang baik.

Voice : Kepala UPTD RDP Kutim_Agus Purnama

Sementara itu, Managemen Radio Bahana FM Agus Parawansyah menanggapai hal tersebut, bahwa apresiasi adanya penyatuan visi dan misi untuk menyebarluaskan informasi, namun pihaknya mempunyai kewajiban sebagai Radio Tambang lebih besar menginformasikan keselamatan kerja dengan persentase 60 persen. Sedangkan 40 persennya untuk konten informasi kepada masyarakat. Senada dengan Agus, Agnes dari MTiess mengatakan hal yang sama bahwa konten siaran pihaknya lebih besar kepada keselamatan kerja ditambang, sedangkan informasikan kepada masyarakat hampir tidak sampai 10 persen.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments