Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Sekolah Dilarang Tarik Iuran Acara Perpisahan Sebaiknya Konsentrasi Persiapan Hadapi UN

Sekolah Dilarang Tarik Iuran Acara Perpisahan Sebaiknya Konsentrasi Persiapan Hadapi UN

(994 Views) Januari 14, 2016 6:38 am | Published by | 3 Comments

SANGATTA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Iman Hidayat mengimbau agar seluruh sekolah di Kutai Timur untuk tidak melakukan penarikan iuran hanya demi melaksanakan acara perpisahan sekolah. Apalagi jumlahnya besar dan cenderung membebani siswa dan orang tua murid.

Penegasan tersebut disampaikan Kadisdikbud menanggapi laporang orang tua siswa bahwa ada beberapa sekolah yang sudah mengadakan rapat dengan komite sekolah  dan melakukan penarikan biaya perpisahan.

“Kami mengimbau kepada sekolah-sekolah untuk tidak melakukan penarikan iuran. Sebaiknya acara perpisahan dilaksanakan secara sederhana saja, kalau memang tidak memiliki kemampuan keuangan,” tegas Iman di Ruang Kerjanya.

Intinya pihak sekolah dilarang membebani siswa dan orang tua dengan menarik iuran hanya untuk mengadakan acara perpisahan sekolah. Kalaupun harus melaksanakan perpisahan sekolah, Iman menyarankan biaya yang disepakati haruslah seminimal mungkin. Berikutnya bagi siswa dari keluarga yang tidak mampu, tidak ikut perpisahan juga tak ada masalah. Sebab bukan suatu kewajiban bagi siswa untuk ikut.

“Tolong lebih konsentrasi kepada bagaimana menyelesaikan akhir dari pembelajaran yang ada. Menyiapkan persiapan untuk ujian nasional” pinta Iman lagi.

Menurut Kadisdikbud, persiapan UN bagi siswa dan sekolah justru lebih penting ketimbang acara perpisahan sekolah. Dia menyebut, walaupun dengan pembiayaan yang mahal, kalau arahnya dan sasarannya untuk kesuksesan UN dan kemajuan siswa-siswinya dalam rangka mencapai nilai yang baik tentunya tidak menjadi masalah. Misalnya menyelenggarakan try out tambahan untuk siswa menjelang pelaksanaan UN.

“Membahas materi UN diluar schedule yang ada. Itu juga kalau bisa biayanya diantisipasi oleh sekolah dulu. Boleh dibebankan ke murid, tapi berdasarkan kesepakatan,” sebutnya.
UN (2)
Sekedar diketahui, UN tahun pelajaran 2015/2016 untuk tingkat SMA dan sederajat dilaksanakan lebih cepat dari jadwal seharusnya. Yakni untuk SMA/MA dilaksanakan sejak 4-6 April 2016, sedangkan SMK/MAK berlangsung empat hari 4-7 April 2016. Untuk tingkat SMP/MTs sejak 9-12 Mei 2016 dan SD/MI akan dilangsungkan 16-18 Mei 2016.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

3 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments