Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Setahun, Kejari Sangatta Setor Rp 4,5 M

Setahun, Kejari Sangatta Setor Rp 4,5 M

(491 Views) Januari 26, 2016 2:45 am | Published by | No comment

Sangatta. Beragam kasus dan perkara dalam setahun ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta. Baik yang merupakan limpahan dari kepolisian maupun hasil lidik jajaran kejaksaan sendiri. Mulai kasus pidana umum hingga kasus korupsi. Dari banyaknya perkara yang ditangani tersebut, pada tahun 2015 lalu Kejari Sangatta telah menyetorkan dana lebih dari Rp 4,5 miliar sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sangatta, Tety Syam didampingi Kasubag Pembinaan Adhy S, mengatakan bahwa pada tahun 2015 lalu Kejari Sangatta telah menyetorkan dana lebih dari Rp 4,5 miliar kepada kas negara yang menjadi PNBP. Total PNBP ini merupakan hasil penanganan perkara dengan rincian, lelang barang bukti perkara yang sudah ingkrah dan disita oleh negara sebesar Rp 1 miliar, denda Rp 1,4 miliar, uang sitaan korupsi sebesar Rp 1,2 miliar. Sementara itu, uang rampasan penanganan perkara pidana umum sebesar Rp 133 juta, uang pengganti Pidana khusus sebesar Rp 770 juta dan ongkos perkara sebesar Rp 3,7 juta.

Ditambahkan Adhy, memang nilai ini masih sangat kecil jika dibandingkan setoran PNBP dari Kejari Sangatta pada tahun 2014 lalu, yakni lebih dari Rp 342 miliar. Angka ini cukup besar karena keberhasilan Kejari Sangatta menyelesaikan perkara korupsi besar yakni korupsi PT Kutai Timur Energi (KTE). selain itu, karena PNBP merupakan pendapatan negara bukan dari sektor pajak, maka tidak ada target yang dipatok dalam setorannya.

(Voice)

Lebih jauh dikatakan, dalam penanganan perkara, jika hasil putusan pengadilan dirampas atau disita oleh negara, maka jika berupa yang akan langsung disetorkan kepada kas negara. Sementara jika merupakan barang seperti kendaraan maupun barang tidak bergerak seperti kayu yang biasanya merupakan barang sitaan kasus ilegal loging, maka akan dilelang oleh kantor pelayanan kekayaannegara dan lelang (KPKNL) yang ada di Bontang. Proses lelang biasanya dilakukan terbuka dan diumumkan di media cetak sehingga siapapun bisa mengikutinya. Uang hasil lelang inilah yang kemudian disetorkan ke kas negara.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments