Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » SKK Migas Kalimantan-Sulawesi Edukasi Awak Media Sangatta Terkait Kegiatan Usaha Hulu Migas

SKK Migas Kalimantan-Sulawesi Edukasi Awak Media Sangatta Terkait Kegiatan Usaha Hulu Migas

(473 Views) Agustus 5, 2016 8:23 am | Published by | No comment

Sangatta. Tak dapat dipungkiri bahwa hingga saat ini sektor minyak dan gas bumi (Migas) masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi negara ini. Namun dalam kurun waktu setahun terakhir, dimana dinamika harga minyak dunia yang cenderung turun, tentu dibarengi dengan lesunya investasi di sektor hulu migas. Untuk itu SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi bekerjasama dengan Pertamina EP Asset 5 Sangatta Field mengajak awak media yang ada di kota Sangatta untuk mengetahui bagaimana perkembangan dan upaya apa saja yang dilakukan SKK Migas agar sektor hulu migas tetap memberikan kontribusi bagi negara ini.

Dalam sosialisasi kegiatan usaha hulu migas yang disampaikan Staf Urusan Humas dan Kelembagaan SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi, Handel Martua Pulungan mengatakan bahwa saat ini pemerintah Indonesia terus menggenjot usaha hulu migas agar tetap memberikan kontribusi bagi perekonomian negara ini. Sejumlah kemudahan diberikan agar kontraktor tetap berminat melakukan investasi. Diantaranya, memberikan perpanjangan masa eksplorasi menjadi 15 tahun dan beberapa kemudahan lainnya agar kegiatan eksplorasi tetap berjalan.

Lanjutnya, kebutuhan akan konsumsi minyak setiap tahunnya mengalami peningkatan 8 persen per tahun. Hal ini seiring dengan pertumbuhan penduduk Indonesia. Namun ternyata peningkatan konsumsi minyak ini tidak seiring dengan kapasitas produksi minyak bumi. Rata-rata produksi alami minyak bumi mengalami penurunan antara 15 persen hingga 20 persen per tahunnya. Belum lagi saat ini cadangan minyak bumi di daratan sudah semakin sedikit dan bahkan kecil kemungkinan mendapatkan minyak. Sehingga kegiatan eksplorasi kini beralih ke wilayah lepas pantai. Jika dulu dalam sekali pengeboran, per 100 liter bisa didapatkan 90 liter minyak bumi dan 10 liter air, kini kondisinya berbalik. Dalam 100 liter bahan yang diangkat 90 liter hanya air dan 10 liter minyak. Sementara biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan eksplorasi tersebut tetap sama mahalnya.

Sedangkan dari pencapaian dan sumbangsih SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi dalam menyokong migas nasional, pada tahun 2015 lalu dari target minyak secara nasional sebesar 825 barel minyak per hari, Kalimantan dan Sulawesi mampu berkontribusi sebesar 15 persen. Sementara dari target gas bumi nasional, mampu dipenuhi 35 persen.

(Voice : SKK Migas Handel – Usaha Hulu Migas)

Lebih jauh dikatakan, upaya eksplorasi terus dilakukan untuk tetap memenuhi kebutuhan minyak nasional, seperti mencari potensi-potensi sumur minyak baru terutama di lepas pantai. Pertamina EP Sangatta sendiri, saat ini sedang mengeksplor 1 sumur lagi yang diprediksi memiliki kandungan minyak. Sementara saat ini Pertamina EP Sangatta mampu menghasilkan 1.700 oil barel per hari.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments