Menu Click to open Menus
Home » Pemerintahan » Diduga Sering Cekcok, Isteri Tewas Gantung Diri Disaksikan Anaknya Sendiri

Diduga Sering Cekcok, Isteri Tewas Gantung Diri Disaksikan Anaknya Sendiri

(196 Views) Agustus 1, 2019 9:22 am | Published by | No comment

Sangatta – Persoalan keluarga berujung maut. Diduga kesal karena suami jarang pulang, Nur Agustina (31) nekat bunuh diri. warga Jalan Mulawarman Gang Bima Dusun Sepaso Kecamatan Bengalon, itu ditemukan tewas tergantung pada seutas Tali Nilon di kamarnya, Rabu (31/7/19) hari ini, sekitar pukul 01.30.00 Wita.

Peristiwa tragis sang ibu pun pertama kali diketahui puteranya yang masih belia.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Kapolsek Bengalon, AKP Ahmad Abdullah, saat dikonfirmasi Rpd Kutim. Menurutnya, hal ini diduga karena permasalahan rumah tangga. saat melihat ibunya dalam keadaan tergantung, sontak Ia membangunkan ayahnya (AN) yang sedang tidur didepan TV.

Kemudian, suami korban langsung menghubungi saksi yakni orang tua korban. Setelah kejadian itu, orang tua korban melaporkan ke Polsek Bengalon. Lebih lanjut, pihaknya melakukan pemeriksaan pada suami korban. AN mengakui kerap terjadi percekcokan di rumah tangganya sebulan terakhir ini.

Lebih lanjut dijelaskan Ahmad, pada Selasa, sekira pukul 19.30 suami korban pergi dari rumah, kemudian korban (isterinya) mengirim SMS meminta suaminya agar cepat pulang. korban pun mengancam bahwa apabila suaminya tidak pulang, korban akan pergi.

Tak disangka, ternyata pernyataan Ia akan pergi itu dengan cara menghabisi nyawanya.

Ditambahkan Ahmad, sebenarnya pada pukul 00.00 Wita, suami korban pulang ke rumah dan saat itu Ia melihat korban sudah tidur bersama anaknya dikamar. sedangkan suami korban langsung tidur di ruang tamu depan TV.

Selanjutnya, pihak kepolisian membawa korban ke puskesmas Bengalon untuk dilakukan visum.

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments