Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Tak Sediakan Mesin Semprot Air di Mobil Water Sulpay PMK, Kepala UPT PMK Sangatta Disemprot Plt Bupati Kutim    

Tak Sediakan Mesin Semprot Air di Mobil Water Sulpay PMK, Kepala UPT PMK Sangatta Disemprot Plt Bupati Kutim    

(553 Views) April 18, 2015 9:26 am | Published by | No comment

Sangatta. Plt Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengaku kecewa dengan kinerja UPT PMK Sangatta yang sangat lamban dalam penanganan musibah kebakaran yang menimpa bangunan bekas kantor DPRD Kutim, pagi tadi. Pasalnya, Ardiansyah yang sudah berada di lokasi kebakaran, sempat kebingungan karena hingga beberapa menit menunggu di lokasi kebakaran, tak satupun armada kebakaran datang memadamkan api yang berkobar. Padahal tak jauh dari lokasi kejadian, merupakan mess petugas PMK dan terparkir dua buah mobil PMK. Sontak saja Ardiansyah sangat berang, setelah mengetahui jika mobil yang ada tersebut hanya mobil water suply dan tidak punya mesin penyemprot air. Selain itu, yang tersisa di mess PMK hanya seorang petugas yang juga tidak bisa mengoperasikan mobil. Tak ayal saat Kepala UPT PMK Sangatta datang ke lokasi, langsung mendapat hadiah murka dari Ardiansyah Sulaiman.

Kepada awak media di lokasi kebakaran, Ardiansyah menuturkan bahwa dirinya memang sempat berang setelah mengetahui jika dua mobil yang terparkir di gedung sebelah lokasi kebakaran hanyalah water suply yang tidak memiliki mesim penyemprot air, selain itu tak satu pun petugas yang stanby faham dan bisa mengoperasikan mobil tersebut. Dirinya sudah meminta kepada Kepala UPT PMK Sangatta, agar salah satu mobil water suplay ini dipasangi alat penyemprot air, walaupun pos PMK ini adalah Pos Khusus Water Suplay.

Selain itu, Ardiansyah juga meminta Kepala UPT PMK Sangatta untuk mengevaluasi seluruh personil dan kelengkapan peralatan penunjang pemadam kebakaran, jika memang merasa ada kekurangan untuk dilaporkan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sebagai induk UPT PMK dan segera dilaporkan kepada dirinya.

(voice : Plt Bupati )

Semetara itu, Kepala UPT PMK Sangatta, Failu, mengakui kesalahan dirinya terkait tidak menempatkan mesin semprot air di salah satu mobil water suplay yang parkir di Pos water suplay PMK, Soekarno-Hatta, yang memang bersebelahan langsung dengan lokasi kebakaran kantor lama DPRD Kutim. Namun terkait keterlambatan anggotanya, Failu mengaku jika memang masih kekurangan personil PMK. Saat ini 80 personil PMK yang tersebar di 3 pos PMK dengan jam kerja yang bergantian dirasa sangat kurang jika harus menangani kebakaran yang terjadi di wilayah Sangatta. Sementara jika ingin melakukan penambahan personil, pihaknya terbentur pada aturan bahwa petugas minimal harus berstatus tenaga kerja kontrak daerah (TK2D), agar memudahkan dalam penggajihannya.

(voice : Failu)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments