Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Tingkat Partisipasi Pemilu di Kutim Sangat Minim, 25 Persen Golput didalam adalah Pemilih Pemula

Tingkat Partisipasi Pemilu di Kutim Sangat Minim, 25 Persen Golput didalam adalah Pemilih Pemula

(576 Views) Agustus 30, 2017 2:02 pm | Published by | No comment

Sangatta – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kutai Timur, Fahmi Idris, mengungkapkan, pada Pilkada 2015 tingkat partisipasi pemilih di Kutai Timur sangat minim. Yakni hanya 48,42 presen, sisanya 51, 82 persen tidak memilih alias Golput. Diantara 51,58 persen itu sebagian besar adalah Pemilih Pemula, yakni sekitar 20-25 persen.

Menurutnya hal inilah yang perlu kita pikirkan bersama, bagaimana pada Pemilihan Gubernur (Pilgub), Pemilihan Legeslatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilres) pemilih pemula bisa meningkat.

Fahmi Idris, pada Sosialisasi Pemilih Pemula dan Deklarasi Anti Golput, Selasa (29/8/17) diruang Meranti Kantor Bupati menjelaskan, tahun depan akan ada dua even besar yang akan dilaksanakan yaitu Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur pada tanggal 27 Juni 2018. Kemudian Pemilu Legeslatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 17 April 2019. Tahun 2019 merupakan sejarah pertama kita melaksanakan Pemilu serentak Pemilu Pileg dan Pilpres secara bersamaan.

Dia menambahkan, KPU Kutai Timur dalam usahanya meningkat partisipasi saat ini sedang proses pembuatan Rumah pintar pemilu.  Rumah Pintar Pemilu tersebut rencananya akan di launching pada bulan September 2017.

Fahmi mengungkapkan, bahwa pihaknya akan melakukan kerjasama dengan Disdukcapil untuk jemput bola melakukan perekaman KTP-el ke Sekolah-Sekolah dan mengutamakan siswa dan mahasiswa yang belum rekama KTP-el akan diprioritaskan. Lebih jauh Ia mengungkapkan, untuk tahun 2018 pemutakhiran data, KPU akan menggunakan KTP-el, tidak sama dengan Pemilu-Pemilu sebelumnya.

Senada, Ketua Umum HMI Cabang Sangatta Alfian Simu, menjelaskan Sosialisasi untuk Pemilih Pemula sangat penting mengingat kondisi yang ada sekarang ini, bahwa tidak semua masyarakat menggunakan hak pilih. Maka dengan Sosialisasi tersebut Dia berharap para pelajar yang mengikuti Sosialisasi tersebut dapat menggunakan Hak pilih pada saat pemilu.  Target Sosialisasi tersebut melibatkan SMA dan SMK di Sangatta. Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 200 siswa.

Voice Repot : Wak Hedir

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x