Menu Click to open Menus
Home » Acara » DBH dan Kepemilikan Migas, 2 Isu Utama Forum Kehumasan SKK Migas

DBH dan Kepemilikan Migas, 2 Isu Utama Forum Kehumasan SKK Migas

(825 Views) April 22, 2018 5:10 pm | Published by | No comment

foto bersama panitia dan peserta forum kehumasan SKK Migas, hotel Novotel Manado

Untuk meningkatkan kesepahaman mengenai isu-isu di sektor Migas, SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi) selaku institusi yang dibentuk negara untuk mengelola kegiatan usaha hulu migas, menyelenggarakan forum kehumasan yang diikuti oleh Perwakilan wilayah Kalsul (Kalimantan dan Sulawesi) sebagai panitia, K3S (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) yang beroperasi di wilayah Kalsul, dan Media dimana K3S beroperasi.

Dibuka oleh Sebastian Julius, Manager Senior Humas SKK Migas Perwakilan Wilayah Kalsul, Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 2 hari, tanggal 17 dan 18 April 2018 di 2 tempat berbeda. Hari pertama di Convention Centre Hotel Novotel Manado menghadirkan pembicara dari SKK Migas, Kementerian Keuangan, Dewan Pers, dan IPDN, membahas berbagai isu seputar Migas, mulai dari DBH (Dana Bagi Hasil) antara pusat dan daerah lokasi eksploitasi migas, status kepemilikan migas, kredibilitas media dalam memberitakan isu-isu migas, hingga perlunya sinergi yang baik antara SKK Migas, K3S dan Pemerintah.

Ardimansyah, Kasubdit DBH Dirjen Perimbangan Keuangan, selaku pembicara dari Kemenkeu RI, menyoroti masalah DBH antara pusat dan daerah yang diawali dengan kurangnya kordinasi sehingga menyebabkan miskomunikasi yang akhirnya mengakibatkan mispersepsi, jadi menurutnya, memperbaiki kordinasi akan menjadi winwin solution atas masalah tersebut.

voice Ardimansyah

Sementara Didik Sasono Setyadi, Kadiv Formalitas, sebagai pembicara dari SKK Migas, meluruskan adanya anggapan yang menyatakan bahwa migas adalah milik daerah, menurutnya anggapan tersebut keliru karena migas adalah milik negara yang dimanfaatkan untuk seluruh masyarakat Indonesia

voice Didik Sasono Setyadi

Keesokan harinya acara dilanjutkan dengan kunjungan ke IPDN Kampus Sulawesi Utara yang berlokasi di Kabupaten Minahasa, yang berjarak sekitar 2 jam perjalanan mobil dari kota Manado, untuk membahas peluang kerjasama antara SKK Migas dan IPDN.

Dari Kutai Timur sendiri, kegiatan forum kehumasan SKK Migas ini dihadiri oleh PT. Pertamina EP (Eksplorasi dan Produksi) Asset 5 Field Sangatta sebagai K3S, dan media dari RPD Kutim, AJKT, dan Kaltim Post.

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in: ,
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments