Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » TP4D Hadir, Salah Satunya Untuk Mencegah Terjadinya Penyimpangan Pengunaan Dana Desa

TP4D Hadir, Salah Satunya Untuk Mencegah Terjadinya Penyimpangan Pengunaan Dana Desa

(692 Views) Oktober 24, 2017 5:33 pm | Published by | 1 Comment

 

Sangatta – Pada tahun 2017 ini, secara nasional  Pemerintah Pusat telah mengalokasikan Dana Desa, sebesar 60 Triliun, yang diperuntukan bagi 74.954 Desa yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diperuntukan bagi Desa dan Desa Adat yang ditransfer melalui APBD Kabupaten/Kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat dan kemasyarakatan. Dengan Prioritas pembangunan dan Pemberdayaan masyarakat Desa.

Untuk mengamankan berbagai kebijakan Pemerintah, baik kebijakan kriminal, maupun kebijakan Pemerintah lainnya terkait dengan penegakan hukum, antara lain pengamanan Kebijakan Dana Desa, maka dibentuk Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) baik di Pusat maupun di Daerah.

Menurut Ketua Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kutai Timur, yakni Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Kutim Juli Hartono, dalam Talk Show “Kejaksaan Menyapa” bersama Radio Pemerintah Daerah (RPD) Kutim, dalam segmen “Mengawal dan Mengamankan Implementasi Dana Desa” Selasa (24/10/17), mengatakan dari pengamatan yang dilakukan pihaknya dalam pengelolaan Dana Desa, bahwa terdapat sebagian Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur desa yang belum memadai.

Dengan tidak ada dukungan SDM yang mumpuni, maka dikawatirkan akan menimbulkan penyimpangan atau kelalaian dalam pengelolaannya, yang menimbulkan potensi permasalahan hukum.

Juli, menuturkan, untuk itulah Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) hadir, berusaha untuk memberikan kontribusi terhadap pengelolaan Dana Desa, agar terhindar dari penyimpangan penggunaan Dana Desa.

Lebih lanjut Dia menambahkan, untuk Kutim tahun 2017, Dana Desa yang dialokasikam  yaitu 119 miliar, untuk seluruh Desa di wiliyah Kutim.

Untuk mencegah terjadinya penyimpangan, TP4D di Kutim telah dibentuk dari tahun 2016, sampai sejauh ini telah melakukan kerjasama. baik dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Bapemas dan Inspektorat. Yakni telah mensosialisasikan Tatacara penggunaan Dana Desa termasuk aturan-aturan penggunaan barang dan jasa di Desa, Tatacara penyaluran dan pertanggung jawaban Dana Desa.

Selanjutnya ditindaklanjuti, dengan melakukan sosalisasi dan bimbingan tehnis di Kecamatan Bengalon, yang meliputi desa-desa diwilayah Kecamatan Bengalon, begitu juga wilayah Kecamatan Rantau Pulung tidak terkecuali

Lebih jauh dijelaskan, Kejaksaan Negeri bukan hanya melakukan pengawasan dan penindakan, tetapi mengawal pelaksanaannya pengelolaan Dana Desa, dalam  artian terjun langsung kedesa-desa, membantu melakukan pembangunan di Desa.

Voice Reporter RPD Kutim Wak Hedir

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments
harga asam trikloroasetat

sangat bermanfaat sekali gan, terimakasih