Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » SKTM Tak Berlaku, 40 Ribu Warga Miskin Kutim Dicover Melalui BPJS dan Kartu Indonesia Sehat (KIS)

SKTM Tak Berlaku, 40 Ribu Warga Miskin Kutim Dicover Melalui BPJS dan Kartu Indonesia Sehat (KIS)

(1245 Views) Maret 2, 2017 2:15 pm | Published by | 8 Comments

Sangatta – Hampir diseluruh Kecamatan dalam Musrenbang kecamatan beberapa waktu yang lalu, mempertanyakan layanan kesehatan pasca tak berlaku lagi SKTM. Secara gamblang Plt Kepala Dinas Sosial, Jamiatulkhair Daik, menegaskan bahwa Pemerintah tetap menjamin biaya kesehatan, namum melalui BPJS yang ditanggung oleh Pemkab Kutim maupun Kartu Indonesia Sehat program Pemerintah Pusat.

Dengan anggaran Pemkab Kutim sebesar Rp 1 Milyar, hanya mampu menanggung 4 (empat) ribu warga dan kini sudah penuh. Jika ada masyarakat masih menggunakan SKTM dan ingin berobat, diminta untuk ke Dinas Sosial untuk verifikasi data dan selanjutnya dibantu mengurus BPJS mandiri, dengan membayar Rp 25.500 kelas III dalam waktu satu hari.

Jika menilik dari data yang dimiliki oleh Dinas Sosial, data masyarakat miskin Kutai Timur hanya 40.713 warga, sementara KIS untuk kutim sebanyak 70.325 dan yang baru dilounching hingga 2017 sebanyak 40 ribu. Maka, seharusnya seluruh masyarakat miskin Kutim telah tercover. Namun, masih banyaknya masyarakat tergolong mampu yang masuk KIS perlu pemutakhiran data.

Insert : Plt Kadinsos Kutim, Jamiatulkhair Daik

Perlu diketahui, banyak masyarakat Kutai Timur kebingungan, pasca tidak berlakunya lagi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), yang ternyata telah dialihkan ke BPJS maupun Kartu Indonesia Sehat (KIS). Meski Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah menghentikan Surat Keterangan Tidak Mampu, untuk berobat secara gratis di Rumah Sakit. Bukan berarti masyarakat tidak lagi menerima kesehatan secara penuh di Instalasi Kesehatan.

Voice : Reporter Wak Hedir

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

8 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments